Jakarta Pusat – | Rasionews | Polres Metro Jakarta Pusat bersama unsur TNI menggelar Patroli Sinergitas TNI-Polri dalam rangka Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi tawuran, kejahatan jalanan, serta peredaran narkoba di wilayah Jakarta Pusat.
Patroli diawali dengan apel yang berlangsung di Mapolres Metro Jakarta Pusat pada pukul 01.00 WIB. Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel TNI, Brimob Polda Metro Jaya, serta jajaran fungsi Polres Metro Jakarta Pusat.
Usai apel, personel bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus pengamanan, di antaranya Jalan Benyamin Sueb, Jalan HBR Motik, Jalan Angkasa, Jalan Samanhudi, Jalan Gunung Sahari hingga kawasan Underpass Golden.
Selain patroli mobile, petugas juga menggelar pemeriksaan terhadap pengendara roda dua dan barang bawaan di kawasan Jalan Gunung Sahari. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba serta membawa senjata tajam yang berpotensi digunakan dalam aksi kriminal maupun tawuran.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami terus mengoptimalkan patroli sinergitas TNI-Polri sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran warga, kejahatan jalanan, serta peredaran narkoba di wilayah Jakarta Pusat,” kata Kombes Pol Reynold dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
- Advertisement -
Menurut Reynold, kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan ruang gerak pelaku kejahatan.
“Patroli ini juga menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami mengedepankan tindakan yang humanis, persuasif, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang ditemukan,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan yang berlangsung hingga pukul 04.00 WIB, petugas tidak menemukan adanya pelaku yang membawa senjata tajam maupun penyalahgunaan narkotika.
- Advertisement -
“Hasil patroli menunjukkan situasi Jakarta Pusat aman dan kondusif. Tidak ditemukan senjata tajam maupun narkoba. Meski demikian, kewaspadaan tetap kami tingkatkan melalui patroli rutin di jam-jam rawan,” tambah Reynold.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tindak kriminal atau gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor melalui layanan 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif,” tutupnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



