Jakarta, | Rasionews | 27 April 2026 — PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Priok menyelenggarakan pelatihan terapi wicara bagi tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusi sebagai bagian dari program Srikandi Sahabat Anak . Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan guru PAUD inklusi dari wilayah sekitar operasional PLN IP UBP Priok. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman serta keterampilan guru dalam mengidentifikasi gangguan komunikasi, sekaligus menerapkan teknik dasar terapi wicara secara tepat di lingkungan sekolah.
Assistant Manager Keamanan dan Humas PLN IP UBP Priok, Astri Oktavina, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal praktis kepada para pendidik agar lebih percaya diri dalam mendampingi anak-anak dengan kebutuhan khusus, khususnya dalam aspek komunikasi. Kami percaya peningkatan kapasitas guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Astri.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari praktisi profesional di bidang terapi wicara, meliputi teknik stimulasi bahasa, metode intervensi sederhana, serta praktik langsung yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan studi kasus guna memperdalam pemahaman peserta.
Salah satu peserta pelatihan, Budi Hartini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru. Kami menjadi lebih memahami cara mengenali hambatan bicara pada anak serta memberikan stimulasi yang tepat. Ilmu yang kami peroleh akan langsung kami terapkan di sekolah,” ungkapnya.
- Advertisement -
Para peserta menyambut positif kegiatan ini karena dinilai memberikan pengetahuan praktis yang sangat dibutuhkan dalam mendampingi anak dengan kebutuhan khusus, khususnya dalam aspek komunikasi dan bahasa.
Melalui inisiatif ini, PLN Indonesia Power UBP Priok berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan kapasitas tenaga pendidik serta mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
(Rohena)



