Masuk
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Bus Terguling di Exit Tol Krapyak Sinyal Kegagalan Sistem Keselamatan yang Perlu Dikaji Ilmiah
Share
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
DKI.RasioNews.com > Berita > Nasional > Bus Terguling di Exit Tol Krapyak Sinyal Kegagalan Sistem Keselamatan yang Perlu Dikaji Ilmiah
Nasional

Bus Terguling di Exit Tol Krapyak Sinyal Kegagalan Sistem Keselamatan yang Perlu Dikaji Ilmiah

Terakhir diperbarui: 2025/12/22 at 1:29 PM
Reporter Rohena he Diposting 22 Desember 2025 60 Views
Share
IMG 20251222 WA0083
SHARE

Semarang | Rasionews | Tragedi kecelakaan bus yang menewaskan 15 penumpang di Exit Tol Krapyak, Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari, kembali menggugah pertanyaan mendasar tentang keselamatan transportasi jalan. Terlebih, lokasi tersebut bukan kali pertama menjadi titik kecelakaan serius, khususnya yang melibatkan kendaraan berukuran besar.

Advokat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Eddy Suzendi, S.H., menyampaikan bahwa peristiwa ini tidak tepat dipandang semata sebagai kesalahan individu, melainkan perlu dikaji secara ilmiah dan sistemik agar akar persoalan dapat ditemukan.

Menurut Eddy, setiap simpang susun atau exit toll memiliki desain geometris khusus yang berbeda dengan ruas tol lurus. Tikungan pada exit dirancang dengan radius, superelevasi, dan kecepatan rencana tertentu. Ketika kendaraan, terutama bus, melaju melampaui batas kemampuan geometris jalan, maka gaya sentrifugal akan bekerja mendorong kendaraan ke arah luar tikungan.

- Advertisement -

“Bus memiliki pusat gravitasi tinggi. Dalam kondisi tertentu, gaya sentrifugal yang besar dapat mengurangi stabilitas kendaraan, terlebih bila kecepatan tinggi dikombinasikan dengan bobot kendaraan yang besar,” ujar Eddy kepada TribunX di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan bahwa secara fisika, semakin besar massa kendaraan, semakin besar gaya yang bekerja saat menikung. Jika margin keselamatan antara desain jalan dan karakter kendaraan semakin menyempit, maka risiko loss of control dan roll over menjadi nyata. Hal ini, menurutnya, perlu dianalisis secara teknis, bukan diasumsikan.

Lebih jauh, Eddy menekankan bahwa kejadian berulang di lokasi yang sama merupakan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan. Dalam prinsip keselamatan modern, jalan seharusnya dirancang dan dikelola agar mampu meminimalkan dampak kesalahan manusia. Jika satu titik terus memunculkan kecelakaan berat, maka evaluasi terhadap fungsi keselamatan jalan menjadi keniscayaan.

Baca Juga:  Diduga Melanggar Hukum, Bos Mafia Solar Masih Beroperasi di SPBU Sekitar Bandung

- Advertisement -

Dalam konteks ini, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memiliki kewajiban hukum untuk memastikan jalan tol tidak hanya laik operasi, tetapi juga aman secara fungsional, termasuk pada titik-titik berisiko tinggi. Evaluasi terhadap desain geometris, rambu kecepatan, transisi dari ruas lurus ke tikungan, hingga perlindungan sisi jalan harus dilakukan secara berkala dan berbasis data kecelakaan.

Di sisi lain, Eddy mengingatkan bahwa perusahaan angkutan umum juga memikul tanggung jawab besar. Undang-undang dan regulasi mewajibkan perusahaan menerapkan standar keselamatan operasional, termasuk memastikan kendaraan dan pengemudi dikelola dalam sistem keselamatan yang memadai.

“Kendaraan bus bukan hanya alat angkut, tapi sistem keselamatan berjalan. Jika terjadi kecelakaan fatal, yang diperiksa bukan hanya siapa yang mengemudi, tetapi bagaimana sistem perusahaan bekerja,” tegasnya.

- Advertisement -

Ia juga menyoroti aspek teknis kendaraan, khususnya superstructure bus. Menurut Eddy, hingga kini belum ada penetapan yang tegas mengenai batas usia pakai (life time) material bodi dan struktur bus. Padahal, kelelahan material (material fatigue) dapat terjadi seiring waktu dan penggunaan, meskipun secara kasat mata kendaraan tampak baik.

“Material bisa melemah di balik lapisan cat atau dempul. Tanpa pemeriksaan berbasis teknologi, kondisi ini sulit terdeteksi,” ujarnya.

Karena itu, Eddy menilai sudah saatnya Kementerian Perhubungan menetapkan kebijakan nasional terkait batas usia material dan kewajiban pemeriksaan lanjutan bagi bus yang telah dimodifikasi atau berusia lebih dari 10 tahun. Pemeriksaan tersebut, lanjutnya, idealnya menggunakan teknologi Non-Destructive Test (NDT) seperti ultrasonik, guna mendeteksi korosi, retak mikro, atau penurunan kekuatan struktur tanpa merusak kendaraan.

Menurutnya, kebijakan ini bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk melindungi nyawa penumpang yang setiap hari mempercayakan keselamatannya kepada angkutan umum.

Baca Juga:  Kuatkan Peran dalam Memajukan Pengetahuan Ketenagalistrikan bagi Generasi Muda, PLN IP UBP Priok Terima Kunjungan Industri SMKN 1 Adiwerna

Eddy juga menegaskan bahwa keluarga korban memiliki hak hukum untuk memperoleh keadilan. Jika dari hasil kajian ilmiah dan teknis ditemukan adanya kelalaian atau kegagalan sistem, maka tanggung jawab hukum dapat dimintakan kepada pihak-pihak yang relevan, baik perusahaan angkutan maupun penyelenggara jalan.

“Langkah hukum bukan sekadar soal ganti rugi, tetapi instrumen koreksi agar sistem keselamatan diperbaiki dan tragedi serupa tidak terus berulang,” pungkas Eddy Suzendi.

Peristiwa di Exit Tol Krapyak ini, menurut Eddy, seharusnya menjadi peringatan keras bahwa keselamatan lalu lintas tidak cukup diserahkan pada imbauan moral kepada pengemudi. Dibutuhkan keberanian negara dan pemangku kepentingan untuk menata ulang sistem secara ilmiah, objektif, dan berorientasi pada keselamatan publik pungkasnya

(Rohena)

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20251222 WA0099 Jaga Ibadah dan Perjalanan Warga, Polda Metro Jaya Siagakan Ribuan Personel Selama Natal dan Tahun Baru
BERITA BERIKUTNYA IMG 20251222 WA0116 Kapolri Ungkap Pesan Presiden saat Tinjau Merak: Beri Pelayanan Terbaik hingga Waspadai Bencana
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

– Supported by-

- Advertisement -

Berita Populer

Rekomendasi Backdrop Jogja
Rekomendasi Backdrop Jogja
Sponsored by Backdrop JogjaBackdrop Jogja
1698319444922
Polusi Udara di Desa Citatah, Pemerintah Setempat Tutup Mata
26 Oktober 2023 4.4k Views
IMG 20231018 WA0133
Sudah 3 Tahun Sampah Menumpuk di Jembatan Lelang, Ini Penjelasan Kades Lontar !
3 November 2023 3.9k Views
Picsart 25 04 21 18 44 32 133
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Obat Keras di Tanah Abang, Puluhan Ribu Butir Tramadol Diamankan
21 April 2025 3.9k Views
1714437842625
Uang Nasabah Raib, Ormas KKPMP Banten Geruduk Bank BRI
30 April 2024 3.7k Views
IMG 20240419 WA0192
Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal
19 April 2024 3.7k Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

SDN Marga Mulya VI Gelar Buka Puasa Bersama, Merajut Silaturahmi dan Menebar Kebaikan
18 Maret 2026 112 Views
Tantangan Generasi Milenial Dalam Menghadapi Pengaruh Media Sosial dan Perkuat Iman Di Era Digital 
12 Maret 2026 150 Views
Ramadhan Ceria Berkah 2026: KKGPAI dan K3s Koja Sinergi Semarakkan Pendidikan Islami SD
26 Februari 2026 259 Views
BKKBN Kunjungi Inclusive Learning Centre, Sarana Pendidikan Binaan PLN IP UBP Priok
27 Agustus 2025 1.3k Views
Calon Paskibraka Jakarta Utara Dilatih Wawasan Kebangsaan dan PBB
5 Maret 2025 1.4k Views

Seputar Desa

IMG 20260210 WA0041
TMMD ke-127 Dibuka – Desa Tanjung Rejo Dapat Bantuan Infrastruktur dan Banyak Manfaat
10 Februari 2026 299 Views
IMG 20260131 WA0066
Kodam III/Siliwangi Serahkan Rumah Kepada Keluarga Almarhum Prajurit
31 Januari 2026 325 Views
E79DA317 AC53 4D9A ADAB 79E7E1341C11
Terkesan Adanya Proyek Siluman di Desa Karyamukti, Kades Dan Perangkat Desa Diduga Ada Kongkalingkong
23 Juli 2024 2.3k Views
1709440511417
Terungkap! Oknum di Kantor Desa Samparwadi Diduga Terlibat Kasus Pungli Pembuatan Kartu BPJS PBI
3 Maret 2024 2.8k Views
IMG 20231031 110600 734
Kantor Desa Samparwadi menolak bantuan bendera, Ini Penjelasan Camat Tirtayasa
3 November 2023 1.5k Views

Artikel Terkait:

IMG 20260329 222329
Nasional

Bendera Merah Putih Sobek di King Cross, Laporan DJ-Pro Terkendala Pasal KUHP yang Hilang

29 Maret 2026 75 Views
IMG 20260327 WA0027
Nasional

Penjualan Tramadol via COD Kembali Muncul di Pisangan Tengah, Jakarta Timur

27 Maret 2026 82 Views
IMG 20260327 WA0044
Nasional

Bendera Sobek di King Cross – Sudah 16 Hari, Sanksinya Berat!

27 Maret 2026 92 Views
IMG 20260327 WA0041
Nasional

Kunjungan Siaga RAFI 2026: Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Kesiapan PLTGU Priok dan PLTD Senayan Andal Hadapi Idul Fitri

27 Maret 2026 78 Views
DKI.RasioNews.com
  • rasionews25@gmail.com
  • 0857 7086 7210
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak / Alamat Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Bus Terguling di Exit Tol Krapyak Sinyal Kegagalan Sistem Keselamatan yang Perlu Dikaji Ilmiah
Share

Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media

Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?