Jakarta, | Rasionews | 8 Oktober 2026 – Tim Analis Kebijakan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPAPP) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bagi lembaga pengasuhan anak binaan UBP Priok, Kamis (8/10). Kegiatan yang berlangsung di TPA Bale Bermain Yos Sudarso ini diikuti oleh perwakilan dari TPA Bale Bermain Yos Sudarso dan TPA PAUD Melati Budi Insani.
Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola layanan pengasuhan anak dalam menggunakan aplikasi TAMASYA, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penyelenggaraan layanan pengasuhan anak yang berkualitas.
Tim Analis Kebijakan DPAPP Provinsi DKI Jakarta memberikan pendampingan dan arahan terkait penggunaan aplikasi TAMASYA agar dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh pengelola sesuai dengan kebutuhan layanan di masing-masing lembaga.
Perwakilan Manajemen UBP Priok, Astri Oktavina, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pengasuhan anak di lingkungan binaan UBP Priok.
“Pendampingan penggunaan aplikasi TAMASYA ini menjadi kesempatan yang baik bagi lembaga binaan kami untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital. Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung pengelolaan layanan pengasuhan anak yang semakin baik, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak,” ujar Astri
Sementara itu, perwakilan pengelola TPA Bale Bermain Yos Sudarso, Rosikin, menyambut baik pelaksanaan pendampingan tersebut. Menurutnya, pendampingan secara langsung dapat membantu pengelola memahami penggunaan aplikasi dan meningkatkan kesiapan dalam mengimplementasikannya di lingkungan TPA.
“Kegiatan pendampingan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengelola TPA. Melalui arahan dan praktik penggunaan aplikasi TAMASYA, kami berharap dapat lebih memahami cara memanfaatkan aplikasi ini untuk mendukung layanan pengasuhan anak. Kami juga berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan agar pengelola semakin terbiasa dan mampu mengoptimalkan penggunaannya,” ungkap Rosikin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan TPA Bale Bermain Yos Sudarso dan TPA PAUD Melati Budi Insani dapat semakin memahami pemanfaatan aplikasi TAMASYA sebagai salah satu sarana pendukung penguatan layanan pengasuhan anak. Pendampingan ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengelola dalam memberikan layanan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
DPAPP Provinsi DKI Jakarta terus mendorong sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak. Dengan dukungan pendampingan dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan lembaga pengasuhan anak dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang semakin berkualitas bagi anak dan keluarga di DKI Jakarta.



