Jakarta Pusat — | Rasionews | Polsek Johar Baru melalui Kanit Binmas Iptu Erlyn melakukan monitoring dan sambang ke SMP Islam Al-Jihad, Jalan Kramat Baru Jaya RT 01/RW 01, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah sekaligus menyampaikan imbauan kepada guru dan siswa terkait situasi kegiatan aksi pada 24 September 2026. Petugas bertemu Kepala SMP Islam Al-Jihad M. Sholeh Jamaludin dan menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas siswa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, sinergi kepolisian dengan sekolah diperlukan untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif. “Koordinasi dengan pihak sekolah menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas siswa tetap terpantau. Kami mengajak guru dan orang tua bersama-sama memberikan pendampingan agar pelajar tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat membawa mereka ke situasi yang tidak semestinya,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi, mengimbau para pelajar agar tidak terprovokasi ajakan mengikuti aksi yang tidak berkaitan dengan kegiatan pendidikan. “Pelajar kami imbau untuk tetap fokus pada kegiatan belajar, tidak mudah terprovokasi, dan setelah selesai kegiatan sekolah agar langsung pulang ke rumah. Apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang memerlukan kehadiran polisi, dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek Johar Baru, atau Call Center Polri 110,” kata Zakaria.
Selain menyampaikan imbauan secara langsung, edukasi kamtibmas juga disampaikan melalui pengeras suara sekolah. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan koordinasi antara Polsek Johar Baru dan pihak SMP Islam Al-Jihad.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



