Jakarta Pusat – | Rasionews | Jajaran Polsek Metro Menteng kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menindaklanjuti keluhan warga RW 09 Kebon Sirih terkait aktivitas proyek yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi berhasil menjembatani komunikasi antara warga dan pihak proyek sehingga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Jumat (5/6/2026)
Keluhan warga muncul akibat masuknya alat berat ke area proyek yang dinilai menimbulkan getaran dan berdampak pada kenyamanan lingkungan sekitar. Warga menyampaikan keberatan karena hingga saat ini belum terdapat kesepakatan antara pihak proyek dengan warga terkait kompensasi maupun mekanisme komunikasi mengenai dampak pekerjaan yang berlangsung.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsubsektor Sabang Iptu Sopan Febriyanto bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Sirih Aiptu Ujang Rusman segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak pelaksana proyek.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah warga yang menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait aktivitas pekerjaan proyek. Dengan pendekatan humanis dan dialogis, personel Polsek Metro Menteng mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah serta menjaga situasi tetap kondusif agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dalam pertemuan tersebut, pihak proyek memberikan penjelasan terkait kegiatan yang sedang berlangsung dan menyatakan kesediaannya untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan warga. Sebagai tindak lanjut, pihak proyek berkomitmen untuk menyusun jadwal pertemuan resmi bersama pengurus RW dan RT setempat guna membahas berbagai aspirasi warga, termasuk dampak pekerjaan proyek dan hal-hal yang menjadi perhatian masyarakat sekitar.
Kesepakatan untuk menggelar rapat koordinasi dan pertemuan lanjutan tersebut disambut baik oleh warga. Setelah tercapai pemahaman bersama, warga yang sebelumnya menyampaikan keluhan secara tertib membubarkan diri dan situasi di lokasi kembali berjalan normal.
- Advertisement -
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai mediator dan penjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat, terutama dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan kepentingan warga dan pihak lain.
“Kami mengedepankan penyelesaian melalui dialog dan musyawarah. Setiap aspirasi masyarakat berhak didengar, dan kepolisian hadir untuk memastikan proses komunikasi berjalan dengan baik sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan bahwa sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, dan aparat pemerintah sangat penting dalam menciptakan suasana yang harmonis di lingkungan perkotaan.
- Advertisement -
“Kami mengapresiasi sikap seluruh pihak yang mengedepankan komunikasi dan musyawarah. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan untuk menjaga situasi tetap aman serta membantu mencarikan solusi terbaik bagi semua pihak. Dengan adanya rencana pertemuan lanjutan, diharapkan seluruh permasalahan dapat dibahas secara terbuka dan mencapai kesepahaman bersama,” ungkap Kapolsek.
Polsek Metro Menteng juga mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan jalur komunikasi dan koordinasi dalam menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait aktivitas pembangunan di lingkungan sekitar. Dengan kerja sama yang baik antara warga, pihak proyek, dan aparat terkait, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga secara optimal.
Melalui langkah cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan personel Polsek Metro Menteng, potensi gesekan antara warga dan pihak proyek berhasil diredam. Situasi di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim pun kembali aman, tertib, dan kondusif, sembari menunggu pelaksanaan rapat koordinasi lanjutan yang telah disepakati bersama.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



