Jakarta Pusat – | Rasionews | Unit Reskrim Polsek Johar Baru di pimpin Kanit Reskrim Iptu Boy Fernanda Malau berhasil mengungkap kasus penyerangan yang dilakukan sekelompok gengster bersenjata tajam terhadap warga di Jalan Tanah Tinggi XII, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.
Aksi yang viral di media sosial tersebut dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 40 orang dengan menggunakan sekitar 20 sepeda motor. Para pelaku datang secara berkelompok dan melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang berada di lokasi, mengakibatkan tiga orang mengalami luka bacok pada bagian punggung, pinggang, dan lengan. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis serta dilakukan visum untuk kepentingan penyidikan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang mengancam keselamatan warga. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Reynold.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, serta pengembangan di lapangan, polisi berhasil mengamankan lima terduga pelaku berinisial P, HS, IW, AS, dan MDP. Selain itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah celurit, dua unit sepeda motor yang diduga digunakan saat kejadian, satu jaket milik pelaku, rekaman CCTV, serta hasil visum korban.
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya yang diduga ikut dalam aksi penyerangan tersebut.
- Advertisement -
“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang telah teridentifikasi serta mendalami keterkaitan kelompok gengster yang terlibat, termasuk aktivitas mereka di media sosial. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian,” kata Kompol Saiful Anwar.
Saat ini kelima terduga pelaku telah diamankan di Polsek Johar Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus memburu pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat. Hingga saat ini situasi di wilayah Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
- Advertisement -
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



