Jakarta Pusat – | Rasionews | Kepolisian bersama TNI dan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengamanan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang berlangsung di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).
Pengamanan difokuskan di sejumlah titik yang menjadi jalur pergerakan masyarakat dan suporter, salah satunya titik ploting siaga Pintu Kuning Stadion GBK Senayan. Personel ditempatkan untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertandingan.
Sebelum pelaksanaan tugas telah dilaksanakan apel khusus dan pengecekan kesiapan personel pengamanan pertandingan. Apel dipimpin oleh Kompol Sam Suharto, S.H., M.H., Wakapolsek Metro Tanah Abang Polres Metro Jakarta Pusat, selaku Padal di titik ploting pengamanan siaga Pintu Kuning.
Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan kekuatan personel sekaligus penyampaian arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Personel diminta memahami ploting masing-masing, meningkatkan kewaspadaan serta menjaga komunikasi dan koordinasi selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.
Untuk pengamanan di titik tersebut, kekuatan personel sesuai lembar merah mencapai 324 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah DKI Jakarta dan unsur pendukung lainnya.
Dari unsur BKO TNI diterjunkan sebanyak 100 personel yang dipimpin oleh Kapten Ckm. Purnomo, S.Kep. Kehadiran personel TNI menjadi bagian dari sinergi pengamanan bersama Polri untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Sementara dari unsur BKO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat dukungan dari Dinas Kesehatan sebanyak 10 personel serta Dinas Pemadam Kebakaran dengan 2 unit dan 14 personel yang dipimpin oleh Erwin Wijaya.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapsiagaan terhadap berbagai situasi yang mungkin membutuhkan penanganan medis maupun respons kedaruratan selama kegiatan pertandingan berlangsung.
Dari unsur BKO Polda Metro Jaya, pengamanan diperkuat oleh Dit Samapta sebanyak 75 personel yang dipimpin oleh Iptu Saban, serta PHH Brimob Polda Metro Jaya sebanyak 100 personel yang dipimpin oleh AKP Saipudin.
Selain itu, turut dilibatkan personel Bid Humas sebanyak 5 personel dan Bid Dokes sebanyak 10 personel sebagai bagian dari dukungan pengamanan secara menyeluruh.
Sementara itu, dari jajaran Polres Metro Jakarta Pusat diterjunkan personel Sat Intelkam sebanyak 1 personel, Sat Reskrim sebanyak 3 personel yang dipimpin oleh Iptu Fisher, serta Sie Propam sebanyak 1 personel.
Seluruh kekuatan tersebut berada di bawah pengendalian Padal, yaitu Kompol Sam Suharto, S.H., M.H., untuk memastikan pelaksanaan tugas di titik Pintu Kuning berjalan sesuai dengan rencana pengamanan yang telah ditentukan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi lintas instansi dan pendekatan yang humanis.
“Pengamanan kami lakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah serta unsur pendukung lainnya. Seluruh personel kami minta tetap mengedepankan sikap humanis dan persuasif, namun tetap tegas apabila ditemukan adanya tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Menurutnya, pertandingan sepak bola merupakan kegiatan olahraga yang seharusnya dapat dinikmati seluruh masyarakat dengan penuh kegembiraan dan sportivitas. Karena itu, para suporter diharapkan dapat menjaga sikap selama berada di dalam maupun sekitar kawasan stadion.
“Rivalitas antarklub cukup ditunjukkan melalui dukungan dan semangat olahraga. Jangan sampai rivalitas tersebut berkembang menjadi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengajak seluruh suporter untuk menjaga ketertiban dan menghormati sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa jajaran Polsek Metro Tanah Abang bersama seluruh unsur pengamanan terus melakukan koordinasi dan pemantauan situasi di lapangan.
“Personel telah kami tempatkan sesuai dengan ploting yang telah ditentukan. Kami melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar Pintu Kuning dan jalur pergerakan masyarakat. Setiap perkembangan akan segera dikoordinasikan untuk dilakukan langkah antisipasi,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan suporter yang hadir agar mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya mengganggu jalannya pertandingan.
“Kami mengajak seluruh suporter untuk menjadi bagian dari terciptanya keamanan. Ikuti arahan petugas, jaga barang bawaan, tidak melakukan tindakan anarkis serta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dengan kerja sama semua pihak, pertandingan dapat berlangsung aman dan nyaman,” tuturnya.
Pengamanan di Pintu Kuning SUGBK juga dilakukan dengan memperhatikan kemungkinan terjadinya kepadatan massa. Personel disiagakan untuk membantu mengatur pergerakan masyarakat serta mengantisipasi apabila terjadi peningkatan jumlah suporter di sekitar titik pengamanan.
Kehadiran personel Dinkes dan Damkar juga menjadi bentuk kesiapsiagaan lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan pertandingan. Dengan adanya unsur kesehatan dan pemadam kebakaran, penanganan terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Di sisi lain, personel Intelkam, Reskrim dan Propam turut mendukung pelaksanaan pengamanan melalui fungsi masing-masing. Hal tersebut menjadi bagian dari pola pengamanan terpadu untuk menciptakan situasi yang aman sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak membawa barang-barang yang dilarang serta senantiasa menjaga ketertiban selama berada di kawasan stadion. Apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan, masyarakat diharapkan segera menyampaikan kepada petugas terdekat sehingga dapat ditangani secara cepat.
Pengamanan yang melibatkan ratusan personel tersebut merupakan bentuk komitmen aparat keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada tindakan pengamanan, petugas juga diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun pertolongan selama berada di kawasan SUGBK.
Dengan kekuatan personel gabungan yang cukup besar serta koordinasi lintas instansi yang terus dilakukan, diharapkan seluruh rangkaian pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung dapat berlangsung dalam suasana yang aman, tertib dan kondusif.
Polri bersama TNI dan seluruh unsur terkait mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Dukungan dan partisipasi suporter menjadi bagian penting dalam menciptakan pertandingan sepak bola yang tidak hanya meriah, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan dan ketertiban.
Melalui pengamanan yang terukur, humanis dan persuasif, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Tanah Abang berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat sekaligus memastikan kegiatan pertandingan dapat berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



