Jakarta, | Rasionews | 23 Juni 2026 – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Priok menggelar kegiatan Program Sehat Siaga: Edukasi HIV-TB dan Basic Life Support (BLS) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat, peduli, dan tanggap terhadap kondisi darurat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2026 di Ruang Rapat Volpang PT PLN Indonesia Power UBP Priok ini diikuti oleh pegawai secara langsung maupun daring. Program ini mengangkat tema “Membangun Budaya Sehat dan Tanggap Darurat bagi Pegawai dan Masyarakat melalui Edukasi HIV-TB dan Basic Life Support.”
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai edukasi HIV dan TB, pencegahan serta deteksi dini, pengendalian stigma terhadap ODHIV dan penyintas TB, hingga pelatihan dasar Basic Life Support yang mencakup simulasi pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat dan CPR/RJP.
Senior Manager Umum PLN Indonesia Power UBP Priok, Sigid Endro Winarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat implementasi budaya K3 sekaligus meningkatkan kepedulian pegawai terhadap kesehatan diri, lingkungan kerja, dan masyarakat sekitar.
“Program Sehat Siaga ini bukan hanya menjadi rangkaian peringatan HUT ke-64 PLN Indonesia Power UBP Priok, tetapi juga bentuk nyata komitmen kami dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan responsif terhadap kondisi darurat. Melalui edukasi HIV-TB dan pelatihan Basic Life Support, kami berharap seluruh pegawai memiliki pengetahuan yang benar, kepedulian sosial yang tinggi, serta kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama saat dibutuhkan,” ujar Sigid.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yaitu Prof. Dr. dr. L. Meily Kurniawidjaja, M.Sc., Sp.Ok, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia; dr. Nadia Miranda dari Puskesmas Pademangan; serta Adhy Nugraha, S.Sos., praktisi dari Mitra Binaan Rumah Kreatif.
- Advertisement -
Selain menjadi sarana peningkatan pengetahuan kesehatan, Program Sehat Siaga juga menjadi wadah untuk memperkuat kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sejalan dengan semangat perusahaan untuk terus mengedepankan keselamatan, kesehatan kerja, dan kepedulian terhadap sesama.
(Rohena)



