JAKARTA UTARA | Rasionews | Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Darmadi Durianto, kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus bersilaturahmi dengan warga di daerah pemilihannya.
Kali ini, Darmadi mengunjungi warga RW 08, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat RW 08 tersebut dihadiri pengurus RW, RT, LMK, serta sejumlah warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi yang mereka hadapi sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan perkenalan sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga. Sejumlah produk yang diperkenalkan antara lain alat-alat kebersihan, pakaian, serta berbagai produk olahan makanan seperti kue kering. Pengenalan produk UMKM tersebut mendapat dukungan dan pendampingan dari pengurus RW 08.
Darmadi yang bertugas di Komisi VI DPR RI, dengan lingkup kerja antara lain perdagangan, perindustrian, koperasi, investasi, dan BUMN, menaruh perhatian terhadap perkembangan UMKM sebagai salah satu sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan ekonomi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, Darmadi turut menyoroti kondisi daya beli masyarakat yang mengalami tekanan akibat meningkatnya harga berbagai kebutuhan. Menurutnya, persoalan daya beli menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Selain daya beli, persoalan desil juga menjadi salah satu topik yang banyak mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut. Darmadi menyampaikan bahwa terdapat warga yang mengaku mengalami perubahan tingkat desil, sehingga berdampak terhadap akses mereka terhadap sejumlah program bantuan sosial.
Kondisi tersebut, menurut Darmadi, perlu mendapatkan perhatian agar pendataan masyarakat dapat dilakukan secara tepat dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Desil dan lapangan kerja merupakan dua persoalan yang saat ini banyak dihadapi masyarakat. Karena itu, kita turun langsung ke wilayah untuk mengetahui apa yang menjadi keluhan dan masukan warga,” ujar Darmadi dalam pertemuan tersebut.
Di hadapan forum yang didominasi kaum ibu, Darmadi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang mereka alami.
Khusus terkait persoalan desil, Darmadi menyampaikan bahwa dirinya telah menyiapkan tim yang dapat membantu warga melakukan verifikasi ulang apabila terdapat data yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Menurutnya, penyampaian aspirasi secara langsung menjadi penting agar persoalan yang terjadi di masyarakat dapat diketahui dan dicarikan jalan keluarnya melalui mekanisme yang tersedia.
Sementara itu, Ketua RW 08 menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Dr. Darmadi Durianto di tengah-tengah warga.
Ia menilai kehadiran anggota DPR RI yang kembali mengunjungi wilayah dapil dan bertemu langsung dengan masyarakat merupakan hal yang penting, karena warga dapat menyampaikan aspirasi tanpa harus melalui perantara.
“Ini merupakan kehormatan bagi warga kami. Hari ini warga bisa langsung bertatap muka dan menyampaikan aspirasinya kepada Pak Darmadi,” ungkap Roy Andrean Ketua RW 08.
Ia juga mengapresiasi langkah Darmadi yang tetap menyempatkan diri kembali mengunjungi masyarakat di daerah pemilihannya setelah proses pemilu berlangsung.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan wakil rakyat yang tidak hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi juga bersedia kembali turun ke wilayah untuk mendengarkan kondisi dan persoalan yang dihadapi warga.
“Saya sangat senang dan mengapresiasi kehadiran Bapak Darmadi di tengah-tengah warga kami,” katanya.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan, keluhan, serta masukan secara langsung kepada Darmadi Durianto.
Suasana semakin hangat ketika acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan konstituen untuk memperkuat komunikasi sekaligus menghimpun berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait persoalan ekonomi, UMKM, daya beli, pendataan desil, dan lapangan kerja.



