Masuk
DKI Rasio NewsDKI Rasio NewsDKI Rasio News
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: FGD KEMENHUB, EDDY SUZENDI DORONG SMKPAU JADI INSTRUMEN NYATA PENCEGAHAN KECELAKAAN
Share
DKI Rasio NewsDKI Rasio News
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
DKI Rasio News > Berita > Breaking News > FGD KEMENHUB, EDDY SUZENDI DORONG SMKPAU JADI INSTRUMEN NYATA PENCEGAHAN KECELAKAAN
Breaking News

FGD KEMENHUB, EDDY SUZENDI DORONG SMKPAU JADI INSTRUMEN NYATA PENCEGAHAN KECELAKAAN

Terakhir diperbarui: 30 Oktober 2026 13:17
Reporter Rohena he Diposting 30 Oktober 2026 7 Views
Share
IMG 20261030 WA0052
SHARE

JAKARTA — | Rasionews | Penguatan keselamatan transportasi darat tidak cukup dilakukan melalui penindakan terhadap pelanggaran di jalan. Upaya pencegahan perlu dibangun sejak awal melalui pengawasan berbasis teknologi, peningkatan tata kelola perusahaan angkutan, serta penerapan sistem manajemen keselamatan yang berjalan secara nyata dan berkelanjutan.

Arah kebijakan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Ekosistem Keselamatan Transportasi Darat untuk Mobilitas Berkelanjutan” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, dalam sambutan pembukaan kegiatan menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam membangun keselamatan transportasi darat. Kondisi kendaraan, kompetensi pengemudi, pengaturan jadwal operasional, hingga tata kelola dan pengawasan perusahaan merupakan faktor yang saling berkaitan dalam menentukan tingkat risiko kecelakaan.

Penguatan pengawasan melalui teknologi digital, termasuk pengembangan ETLE HUB untuk angkutan barang, menjadi salah satu langkah yang ditempuh Kemenhub. Di sisi lain, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMKPAU) dinilai penting untuk membangun budaya keselamatan dari tingkat operasional perusahaan.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan keselamatan transportasi tidak semata-mata diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari kemampuan sistem dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan mencegah risiko sebelum berkembang menjadi kecelakaan yang menimbulkan korban.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Eddy Suzendi, S.H., advokat dan pemerhati keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan yang diminta menjadi narasumber dalam kegiatan itu, menyoroti pentingnya menempatkan SMKPAU sebagai instrumen pencegahan yang benar-benar diterapkan oleh perusahaan angkutan umum, bukan sekadar dokumen untuk memenuhi kewajiban administratif.

Menurut Eddy, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 85 Tahun 2018, SMKPAU harus menjadi bagian dari sistem pengelolaan perusahaan. Penerapannya mencakup komitmen dan kebijakan keselamatan, pengorganisasian, identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, pemeliharaan kendaraan, pengelolaan dokumentasi, peningkatan kompetensi, penanganan keadaan darurat, pelaporan kecelakaan internal, serta pemantauan dan evaluasi kinerja keselamatan.

Baca Juga:  Ketua RW 011 Rusun Nagrak Cilincing Berhentikan Stafnya Tanpa Alasan

Seluruh unsur tersebut harus saling terhubung dalam kegiatan operasional sehari-hari. Perusahaan tidak cukup hanya menyatakan telah memiliki sistem keselamatan, tetapi juga perlu menunjukkan bukti bahwa prosedur dijalankan, risiko dikendalikan, dan setiap kekurangan ditindaklanjuti melalui perbaikan.

“Keselamatan tidak boleh berhenti di atas kertas. SMKPAU harus menjadi pedoman operasional yang benar-benar dijalankan, dievaluasi, dan diperbaiki secara berkelanjutan. Dengan demikian, potensi risiko dapat dikendalikan sebelum berkembang menjadi kecelakaan,” demikian pandangan Eddy mengenai pentingnya implementasi SMKPAU.

Ia menilai, kecelakaan yang melibatkan angkutan umum, khususnya kendaraan angkutan barang, perlu dilihat melalui pendekatan keselamatan yang menyeluruh. Pemeriksaan tidak semestinya berhenti pada tindakan pengemudi di lapangan, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi kendaraan, karakteristik dan pengamanan muatan, pengaturan perjalanan, sistem pemeliharaan, kompetensi personel, serta keputusan operasional perusahaan.

Pendekatan tersebut bukan untuk menghilangkan tanggung jawab pengemudi, melainkan memastikan bahwa setiap bentuk pertanggungjawaban ditentukan secara objektif berdasarkan bukti, kewenangan, tindakan atau kelalaian, serta hubungan sebab akibat. Dengan cara itu, penanganan kecelakaan dapat sekaligus mengungkap faktor-faktor yang perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang.

Dalam konteks digitalisasi, Eddy berpandangan bahwa teknologi harus dimanfaatkan lebih jauh daripada sekadar sarana pencatatan atau pemindahan dokumen ke sistem elektronik. Digitalisasi perlu mendukung keterpaduan data keselamatan, ketertelusuran kegiatan operasional, verifikasi pelaksanaan kewajiban perusahaan, serta penentuan prioritas pengawasan berdasarkan tingkat risiko.

Data yang terkumpul juga harus dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian keselamatan. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi mampu menilai apakah langkah pencegahan benar-benar dilaksanakan dan memberikan hasil.

Pengembangan sistem informasi keselamatan yang terintegrasi dapat menjadi salah satu arah penguatan tersebut. Melalui sistem yang dirancang secara tepat, pelaksanaan SMKPAU di lingkungan perusahaan diharapkan dapat terhubung dengan fungsi pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan pemerintah sesuai pembagian kewenangannya. Namun, pemanfaatan teknologi tetap perlu disertai tata kelola data, mekanisme verifikasi, dan tindak lanjut yang jelas.

Baca Juga:  Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal

Eddy juga memandang penguatan kelembagaan melalui Direktorat Keselamatan Transportasi Jalan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebagai peluang strategis untuk memperkuat koordinasi program keselamatan. Keberadaan direktorat tersebut diharapkan dapat mendorong integrasi kebijakan, penyelarasan program, pengembangan data keselamatan, serta pengawasan dan evaluasi berbasis risiko.

Menurutnya, penguatan kelembagaan akan lebih bermakna apabila diikuti pembagian tugas dan kewenangan yang jelas, sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih antarunit kerja. Fungsi keselamatan perlu menjadi penggerak integrasi yang memastikan berbagai program saling mendukung dan berorientasi pada hasil yang dapat diukur.

“Direktorat Keselamatan harus menjadi penggerak integrasi keselamatan, bukan bergerak sendiri dan bukan pula menggantikan kewenangan unit lain. Yang penting, kebijakan keselamatan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata, terukur, dan dievaluasi secara berkelanjutan,” demikian pandangan Eddy mengenai penguatan kelembagaan keselamatan transportasi jalan.

Ia menambahkan, pembangunan ekosistem keselamatan membutuhkan sinergi pemerintah, perusahaan angkutan, pengemudi, pemilik kendaraan, pihak yang terlibat dalam pemuatan barang, serta pemangku kepentingan lain sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing. Keselamatan harus menjadi bagian dari tata kelola usaha dan proses pengambilan keputusan, bukan sekadar kewajiban yang dipenuhi ketika pemeriksaan berlangsung.

Melalui penerapan SMKPAU secara konsisten, dukungan digitalisasi, dan penguatan koordinasi kelembagaan, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih dini, terarah, dan berkesinambungan. Ukuran keberhasilan pada akhirnya bukan hanya banyaknya regulasi, dokumen, atau kegiatan penindakan, melainkan kemampuan sistem untuk mengendalikan risiko dan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan serta jatuhnya korban.

Bagi Eddy Suzendi, keselamatan transportasi darat harus dibangun melalui sistem yang mampu bekerja sebelum kecelakaan terjadi. Karena itu, penguatan regulasi, teknologi, pengawasan, dan tanggung jawab perusahaan perlu berjalan beriringan agar keselamatan tidak hanya menjadi komitmen, tetapi benar-benar hadir dalam setiap kegiatan operasional angkutan umum.

Baca Juga:  PT Karya Citra Nusantara Beroperasi Kembali Setelah Menerapkan Aturan

Eddy Suzendi, S.H.
Advokat dan Pemerhati Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20261030 WA0135 Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Lancar dan Aman
BERITA BERIKUTNYA IMG 20261030 WA0168 Polsek Johar Baru Gerebek Rusun Baladewa, Sembilan Orang Diamankan dan Sejumlah Paket Narkoba Disita
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

– Supported by-

- Advertisement -

Berita Populer

Rekomendasi Backdrop Jogja
Rekomendasi Backdrop Jogja
31 Juli 2026 9,223,372,036,854.78M Views
1698319444922
Polusi Udara di Desa Citatah, Pemerintah Setempat Tutup Mata
26 Oktober 2023 4.9k Views
IMG 20231018 WA0133
Sudah 3 Tahun Sampah Menumpuk di Jembatan Lelang, Ini Penjelasan Kades Lontar !
3 November 2023 4.4k Views
Picsart 25 04 21 18 44 32 133
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Obat Keras di Tanah Abang, Puluhan Ribu Butir Tramadol Diamankan
21 April 2025 4.4k Views
1714437842625
Uang Nasabah Raib, Ormas KKPMP Banten Geruduk Bank BRI
30 April 2024 4.2k Views
IMG 20240419 WA0192
Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal
19 April 2024 4.2k Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Upacara Bendera SDN Semper Timur 01 Pagi Berjalan Khidmat, Tanamkan Kedisiplinan Siswa
25 Agustus 2026 64 Views
Muscab KKGPAI Koja: Ahmad Sholeh Terpilih Pimpin Pendidikan Agama Islam Periode 2026–2030
9 Agustus 2026 67 Views
KPI Desak KDM Copot Kadisdik Jabar: SPMB 2026 Bikin Resah, Pemerataan Pendidikan Cacat
10 Juni 2026 107 Views
Kontroversi Pemecatan Kepala Sekolah SMA Yaspi Semper Barat
22 Mei 2026 497 Views
SDN Marga Mulya VI Gelar Buka Puasa Bersama, Merajut Silaturahmi dan Menebar Kebaikan
18 Maret 2026 601 Views

Seputar Desa

IMG 20260210 WA0041
TMMD ke-127 Dibuka – Desa Tanjung Rejo Dapat Bantuan Infrastruktur dan Banyak Manfaat
10 Februari 2026 795 Views
IMG 20260131 WA0066
Kodam III/Siliwangi Serahkan Rumah Kepada Keluarga Almarhum Prajurit
31 Januari 2026 812 Views
E79DA317 AC53 4D9A ADAB 79E7E1341C11
Terkesan Adanya Proyek Siluman di Desa Karyamukti, Kades Dan Perangkat Desa Diduga Ada Kongkalingkong
23 Juli 2024 2.8k Views
1709440511417
Terungkap! Oknum di Kantor Desa Samparwadi Diduga Terlibat Kasus Pungli Pembuatan Kartu BPJS PBI
3 Maret 2024 3.3k Views
IMG 20231031 110600 734
Kantor Desa Samparwadi menolak bantuan bendera, Ini Penjelasan Camat Tirtayasa
3 November 2023 2k Views

Artikel Terkait:

IMG 20250508 WA0011
Breaking News

Tolak Penggusuran, Massa Koperasi Pedagang Gelar Aksi Demonstrasi di Pemkot Bekasi

8 Mei 2025 99 Views
IMG 20260623 WA0217
Breaking News

Operasi Rutin Berbuah Hasil, Satpelhub Tanjung Priok Jaga Kelancaran Lalu Lintas dari Pelanggar Parkir

24 Juni 2026 53 Views
IMG 20240501 WA0213
Breaking NewsTNI – Polri

Pengamanan Aksi Damai Buruh di Stadion Rawa Badak Koja Jakarta Utara, Ini Kata Kapolres

1 Mei 2024 546 Views
IMG 20260816 WA0154
Breaking News

Tasyakuran HUT RI ke-81, JKB Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol Jakarta Utara

17 Agustus 2026 34 Views
DKI Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 082321995290
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak / Alamat Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: FGD KEMENHUB, EDDY SUZENDI DORONG SMKPAU JADI INSTRUMEN NYATA PENCEGAHAN KECELAKAAN
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda