Jakarta Pusat – | Rasionews | Ketika sebagian masyarakat mulai beristirahat, personel Polsek Metro Tanah Abang tetap siaga menjaga keamanan wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan razia stasioner dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, dini hari, bertempat di Jalan KS Tubun Raya, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatan dipimpin oleh Ipda Rio selaku Perwira Pengendali Polsek Metro Tanah Abang.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, personel terlebih dahulu mengikuti apel Cipta Kondisi. Dalam arahannya, pimpinan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan apel dan mempersiapkan diri untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Tanah Abang.
Dalam pelaksanaan razia stasioner, personel diarahkan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis. Pemeriksaan dilakukan terhadap pengendara yang dinilai perlu diperiksa, khususnya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan yang tidak memasang pelat nomor, maupun kendaraan yang membawa penumpang melebihi ketentuan.
Terhadap pelanggaran lalu lintas yang ditemukan, petugas mengedepankan teguran dan imbauan secara humanis serta tidak melakukan penilangan dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak 9 personel terlibat dalam kegiatan, terdiri dari 8 personel Polsek Metro Tanah Abang dengan Perwira Pengendali Ipda Rio dan 1 personel Lalu Lintas, Aiptu Arik Setiawan.
Dalam pelaksanaannya, Patko Unit Samapta, personel Unit Lalu Lintas, serta personel Opsnal Unit Reskrim bersinergi melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi razia.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan dan identitas diri, serta pemeriksaan kendaraan, badan dan pakaian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi kemungkinan adanya barang atau benda yang berkaitan dengan tindak pidana.
Sasaran kegiatan difokuskan pada upaya mengantisipasi berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkoba.
Selain pemeriksaan, personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu menjaga keselamatan dalam berkendara, mematuhi ketentuan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan selama berada di perjalanan.
Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Petugas berupaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga pemeriksaan dapat berlangsung secara tertib, aman dan tetap menghormati pengguna jalan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan seorang pengendara yang tidak dapat memperlihatkan STNK saat dilakukan pemeriksaan. Sepeda motor yang digunakan pengendara tersebut juga tidak memasang pelat nomor kendaraan.
Petugas kemudian meminta pengendara untuk mengambil dan menunjukkan dokumen kendaraan. Setelah STNK dapat diperlihatkan, sepeda motor tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pengendara.
Kegiatan razia stasioner ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri pada waktu-waktu yang dianggap rawan. Dengan menempatkan personel di lapangan, polisi dapat melakukan pemantauan secara langsung sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas maupun pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa kegiatan Cipta Kondisi dan razia stasioner merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel di lapangan pada jam-jam rawan merupakan upaya untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan razia stasioner akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang tetap aman dan kondusif.
“Kami mengedepankan langkah pencegahan dan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan. Masyarakat yang ditemukan melakukan pelanggaran diberikan teguran dan imbauan agar ke depan lebih tertib serta mengutamakan keselamatan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Dengan kepedulian dan kerja sama bersama, situasi Kamtibmas dapat terus kita jaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan razia stasioner yang dilaksanakan secara rutin, terukur dan humanis, Polsek Metro Tanah Abang terus berupaya menghadirkan polisi di tengah masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Polri akan terus mengedepankan kegiatan preventif dan pelayanan yang humanis sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah. Ketika sebagian warga beristirahat, personel kepolisian tetap siaga memastikan situasi Tanah Abang tetap aman, tertib dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



