Rasionews.com | Bandung Barat
Peringantan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 Warga Masyarakat sangat gembira di karenakan telah bebas dari belengu-belengu Penjajah yang membuat Rakyat seluruh Bangsa Indonesia menderita, bentuk rasa syukur ke hadirat Alloh Swt atas Kemerdekaan ini maka beraneka ragam atau cara melakukannya tergantung kepribadinya masing – masing yang punya ide. Jum’at (06/09).
Sepertihalnya Desa Gadobangkong mengadakan acara milangkala yang ke-42 tahun dan sekaligus memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dengan acara jiarah ke kubur Makam Karomah yaitu Syech Hasan Bin Hasan., yang mana beliau berasal aslinya orang Garut yang merupakan penyebar Agama Islam pertama di Daerah Rancabogo Gadobangkong, Cimareme, pesantren yang masih ada di Gadobangkong yaitu Bunisari dan Al-Bidayah Cakongrah, Mama Oo Bunisari dan Mama Sirod beliau mendapatkan ilmu Agamanya dari Syech Hasan Bin Hasan.
Dalam kegiatan jaroh bersama ke Syeh Hasan Bin Hasan Kepala Desa Gadobangkong sekaligus mengirim doa – doa buat para Kepala Desa yang sudah almarhum, di antaranya Kepala Desa yang pertama Bapak Momod, ke dua Lukman Nurhakim, ke tiga Darya Dilaga, dan ke empat Entis Sutisna. Acara jaroh bersama ke makam Syeh Hasan Bin Hasan dihadiri oleh Camat Ngamprah beserta jajarannya, Ketua MUI Kecamatan Ngamprah, para tokoh atau pemuka Agama. Juru pelihara Makam Syeh Hasan Bin Hasan yaitu H. Ceceng Lesmana, lokasi makam Syeh Hasan Bin Hasan di Rt 06 Rw 06 Rancabogo Gadobangkong , di perkirakan makam Syech tersebut sekitar 600 tahun , kegiatan yang rutin setiap hari jumat kedua mengadakan jiarah masal.
Kegiatan milangkala Desa Gadobangkong yang ke-42 tahun mengadakan acara santunan ke anak yatim piatu, jalan santay, lomba tumpeng, karnapal dari tiap – tiap Rw dan pentas seni., Harapan yang di inginkan Kepala Desa Gadobangkong mengajak semua warganya agar menjaga kebersihan, ketertiban, kenyamanan, dan keamanan demi terciptanya rasa kebersamaan dan mempererat kekeluargaan.
Pewarta : Ladi Irmawan



