JAKARTA UTARA, rasionews com – Gemerlap lampu yang menerangi Komplek Rawa Malang bukan cuma karena suasana ramai – bawah kilauan cahaya itu, tempat yang dikenal jual minuman keras ternyata jadi markas operasional prostitusi. Pantauan langsung awak media pada malam Jum’at menunjukkan keramaian di kawasan Jalan Cakung Drainase, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing.
Ketika konfirmasi langsung disampaikan kepada pengelola komplek melalui WhatsApp pada hari yang sama, jawabannya malah bikin kaget:
“Ini dengan siapa, F cewe apa cowo” pengelola mendadak amnesia seolah-olah tidak tahu sama sekali tentang kegiatan yang sudah lama jadi rahasia umum di kawasan itu.
- Advertisement -
Sementara itu, Kasatpol PP Jakarta Utara Budhy Novian mengakui bahwa anggotanya memang sering patroli setiap malam.
“Kami rutin melakukan patroli setiap malam, ok kami akan tingkatkan patroli lebih malam lagi,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media.
- Advertisement -
Namun kenyataan di lapangan berbeda jauh dengan janji tersebut. Beberapa warga yang minta dirahasiakan identitasnya mengaku sudah lama terganggu dan kesal.
Warga S dengan nada khawatir mengaku: “Tempat seperti itu sudah ada cukup lama dan memang jadi sumber keresahan. Apalagi udah mau Ramadhan, kan harusnya suasana damai dan suci, bukan diganggu hal seperti ini!”
Warga A menambahkan, “Aktivitasnya sering sampe larut malam, bikin kita susah tidur. Yang lebih parah, anak-anak dan remaja di sekitar bisa terpengaruh buruk. Keluhan sudah kita sampaikan berkali-kali, tapi tak ada tindakan tegas sama sekali!”
Jelang bulan suci yang dinantikan seluruh umat Muslim, masyarakat menginginkan aksi nyata – bukan cuma janji patroli. Harapannya, pihak berwenang mulai dari Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, hingga Polsek setempat bisa bergandeng tangan untuk memberantas aktivitas tidak terpuji ini dan mengembalikan ketenangan yang selama ini hilang dari kawasan Rawa Malang.
(Red).



