Jakarta, | Rasionews | Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PLN Indonesia Power UBP Priok menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi & Refreshment Implementasi IPSafe yang diikuti oleh 50 mitra kerja serta seluruh pekerja di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Priok. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kalijapat, PLN Indonesia Power UBP Priok, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
(9/2/2026)
IPSafe merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh PLN Indonesia Power sebagai upaya penguatan sistem keselamatan kerja, khususnya dalam mendukung pengendalian risiko pekerjaan yang melibatkan mitra kerja dan seluruh pegawai. Melalui kegiatan sosialisasi dan refreshment ini, peserta diberikan pemahaman kembali terkait pemanfaatan aplikasi IPSafe sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan terkontrol.
Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan implementasi CSMS (Contractor Safety Management System) serta pengelolaan Permit To Work sebagai sistem perizinan kerja di seluruh lini operasional PLN Indonesia Power UBP Priok. Kedua aspek tersebut menjadi elemen penting dalam memastikan setiap aktivitas kerja telah melalui proses identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian yang tepat sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Kegiatan sosialisasi dan refreshment ini disampaikan oleh Ari Dwi Wibowo selaku Officer K3 PLN Indonesia Power UBP Priok yang menjelaskan secara komprehensif mengenai pentingnya penerapan CSMS dan Permit To Work melalui aplikasi IPSafe. Dalam sesi tersebut, peserta juga mendapatkan demonstrasi langsung penggunaan aplikasi, mulai dari proses pelaporan CSMS hingga tata cara pengajuan dan pengelolaan Permit To Work secara digital, sehingga memudahkan pemantauan serta memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.
Kegiatan dibuka oleh Manager K3, Lingkungan, Mutu dan Sipil PLN Indonesia Power UBP Priok, Roy Melky, yang menegaskan pentingnya peran mitigasi risiko dalam setiap pekerjaan yang dilakukan di kawasan operasional. Dalam sambutannya, ia menyampaikan,
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan komitmen bersama. Melalui implementasi IPSafe, kita ingin memastikan setiap pekerjaan yang dilakukan mitra kerja telah melalui proses pengendalian risiko yang terstruktur, sehingga seluruh pekerja dapat pulang dengan selamat setiap harinya.”
- Advertisement -
Selain penguatan aspek keselamatan kerja, agenda sosialisasi ini juga memuat penyampaian materi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sebagai penegasan komitmen PLN Indonesia Power UBP Priok dalam menjaga integritas seluruh proses bisnis, sekaligus mengingatkan kembali penerapan prinsip 4NO’s sebagai landasan perilaku kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pada kesempatan yang sama, Assistant Manager Keamanan dan Humas, Astri Oktavina turut memaparkan Sistem Manajemen Pengamanan dengan menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan area operasional serta memastikan setiap mitra kerja memahami dan mematuhi prosedur keamanan saat melaksanakan pekerjaan, guna menciptakan lingkungan kerja yang selamat, tertib, disiplin, dan terlindungi.
Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Priok berharap implementasi IPSafe dapat semakin optimal, khususnya dalam memperkuat sistem pelaporan, perizinan kerja, serta pengawasan keselamatan yang melibatkan mitra kerja. Upaya ini menjadi bagian dari langkah nyata perusahaan dalam memperkuat budaya K3, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan, sekaligus menanamkan nilai integritas dan keamanan kerja guna mendukung terciptanya operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.
(Rohena)



