Jakarta,– | Rasionews | Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026, PLM Indonesia Power UBP Ptiok menyelenggarakan kegiatan “Symphony of Safety” dengan melaksanakan lomba cerdas cermat K2 dan K3 yang dirancang unruk memperkuat pemahaman, kepedulian, serta konsistensi insan perusahaan dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada lingkungan kerja bagi seluruh insan di PLN IP UBP Priok.(23/1/2026)
Diselenggarakan di Ruang Rapat Kali Japat setelah agenda Jumat Sehat, kegiatan ini mengingatkan bahwa K3 bukan sekedar kewajiban, tetapi nilai utama dalam setiap aktivitas operasional di lingkungan kerja.
Dalam sambutannya, Manajer K3, Lingkungan dan Sipil PLN Indonesia Power UBP Priok, Roy Melky menyampaikan bahwa
“Melalui program Symphony of Safety ini para pekerja diajak untuk semakin memahami prinsip dasar K3, mulai dari mengidentifikasi potensi bahaya, pencegahan kecelakaan kerja, hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, karena akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal dan berkelanjutan” ujar Roy.
Salah satu aspek krusial dalam K2 dan K3 yang disoroti dalam kegiatan ini adalah penanganan kebakaran. Setiap pekerja diharapkan memahami fungsi dan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah awal pengendalian kebakaran. Penggunaan APAR yang tepat, dengan prinsip PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), dapat mencegah api kecil berkembang menjadi kebakaran besar yang berpotensi menimbulkan kerugian jiwa maupun aset.
Melalui rangkaian lomba yang dikemas secara edukatif dan kompetitif, Symphony of Safety diharapkan mampu meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Setiap individu memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan dan merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat Symphony of Safety 2026 juga menjadi wujud komitmen PLN Indonesia Power UBP Priok dalam membangun budaya K3 yang kuat, demi mewujudkan Zero Harm dan Zero Loss secara berkelanjutan.
(Rohena)



