Senin hingga Kamis | Rasionews | suasana di Balai Warga RW 06 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, tampak ramai dan penuh semangat. Warga berbondong-bondong datang untuk mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Polsek Metro Gambir bekerja sama dengan Perum Bulog. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri membantu masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok, terutama beras.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cideng Aiptu Suyanto turut hadir dan mengawasi langsung proses penjualan beras SPHP Bulog ukuran 5 kilogram yang dijual dengan harga terjangkau, yaitu Rp 55.000 per kantong. Sebanyak 148 kantong beras disiapkan untuk warga, dengan 111 kantong berhasil terjual, 2 kantong rusak, dan menyisakan 45 kantong untuk tahap penyaluran berikutnya.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar penjualan beras murah, namun juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui gerakan pangan murah, Polri ingin menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan warga, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terkendali.
Bhabinkamtibmas Aiptu Suyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan empati Polri kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang ikut merasakan tantangan ekonomi warga. Semoga dengan adanya gerakan pangan murah ini, beban masyarakat bisa sedikit berkurang,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah adalah wujud kepedulian Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berkomitmen membantu kesejahteraan masyarakat. Melalui program seperti ini, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan tetap tenang menghadapi situasi ekonomi,” tutur Kapolres.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
- Advertisement -
(Rohena)



