Jakarta Pusat – | Rasionews | Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Metro Tanah Abang melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Mobile di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam hingga Jumat dini hari (3–4/9/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan mulai malam hingga dini hari dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas, kawasan rawan terjadinya tawuran maupun keributan warga, serta sejumlah objek vital yang berada di wilayah Kecamatan Tanah Abang dan sekitarnya.
Operasi Cipta Kondisi Mobile dipimpin oleh Perwira Pengendali Polsek Metro Tanah Abang, Iptu Sandi Purnama Sebelum pelaksanaan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel di Mako Polsek Metro Tanah Abang untuk menerima arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas menjaga keamanan wilayah. Personel diminta melaksanakan patroli secara mobile dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam hingga dini hari.
Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tawuran, keributan antarwarga maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, personel juga diarahkan untuk mewaspadai tindak pidana jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai bentuk kejahatan lainnya yang berpotensi terjadi pada jam-jam rawan.
Sebanyak 11 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 10 personel Polsek Metro Tanah Abang yang dipimpin Iptu Sandi Purnama, serta 1 personel Lalu Lintas Resor Jakarta Pusat, yaitu Aiptu Timur.
- Advertisement -
Dengan kekuatan personel tersebut, patroli dilakukan secara mobile menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik yang menjadi perhatian dalam rangka menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Adapun rute patroli dimulai dari Mako Polsek Metro Tanah Abang menuju Jalan Penjernihan Raya, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Alteri Palmerah, Jalan Lapangan Tembak, kawasan DPR RI Gerbang Belakang/Gerbang Pancasila, Jalan Gerbang Pemuda menuju kawasan Gerbang TVRI, Jalan Gatot Subroto, termasuk DPR RI Pintu Gerbang Depan, kemudian dilanjutkan menuju Jalan KS Tubun Raya, Jalan Jembatan Tinggi, Jalan Turunan Blok G, Jalan KH Mas Mansyur, hingga Jalan Jati Baru Raya.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya bergerak secara berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sepanjang jalur patroli. Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat menjadi langkah preventif sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap pihak-pihak yang berpotensi melakukan gangguan kamtibmas.
- Advertisement -
Sejumlah objek vital juga menjadi sasaran pemantauan, di antaranya kawasan Gedung DPR/MPR, TVRI, serta Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Pengamanan dan pemantauan terhadap objek vital tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan seluruh wilayah tetap berada dalam kondisi aman, terutama pada waktu malam hingga dini hari.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya kegiatan patroli preventif dan preemtif sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga stabilitas kamtibmas. Patroli pada jam-jam rawan perlu dilakukan secara konsisten untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan, perlindungan dan pengayoman Polri. Melalui patroli yang dilakukan secara mobile, personel dapat memantau situasi secara langsung sekaligus merespons apabila ditemukan adanya potensi gangguan keamanan di wilayah.
Kapolres juga mengingatkan personel agar tetap mengedepankan kewaspadaan, keselamatan dalam bertugas, serta pendekatan yang humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat. Setiap pelaksanaan tugas diharapkan dilakukan secara profesional, proporsional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Cipta Kondisi Mobile merupakan salah satu langkah kepolisian dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hari hingga menjelang pagi.
Patroli dilakukan dengan menyasar kawasan yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya warga maupun lokasi yang dinilai rawan terhadap gangguan kamtibmas. Langkah tersebut sekaligus sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran, keributan warga, kejahatan jalanan dan gangguan keamanan lainnya.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk segera menyampaikan informasi apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” demikian penekanan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang memerlukan penanganan khusus.
Khusus di sekitar kawasan DPR RI, situasi terpantau dalam keadaan sepi dan kondusif. Personel tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan pada waktu-waktu rawan.
Kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan diharapkan mampu menekan peluang terjadinya tindak kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. Kehadiran polisi pada malam hingga dini hari juga menjadi bagian dari strategi pemeliharaan kamtibmas dengan mengedepankan langkah pencegahan.
Polsek Metro Tanah Abang akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan wilayah sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat juga terus diperkuat guna menjaga Jakarta Pusat tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi Mobile tersebut, Polri menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan pengayoman, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik sepanjang waktu.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)


