Jakarta – | Rasionews | Ribuan suporter diperkirakan akan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam laga hiburan internasional Clash of Legends antara Barcelona Legends melawan DRX World Legends, Sabtu (18/4/2026) malam. Untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan nyaman, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kesiapan apel pasukan dengan menurunkan 1.647 personel gabungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pengamanan tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat yang datang menikmati pertandingan.
“Sebanyak 1.647 personel kami kerahkan untuk mengamankan pertandingan di GBK. Kami ingin memastikan para penonton bisa menikmati laga dengan rasa aman dan nyaman,” kata Reynold.
Personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pemprov DKI, dan unsur terkait lainnya disebar di sejumlah titik, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga kawasan sekitar Senayan. Kehadiran petugas juga diharapkan dapat membantu kelancaran arus masuk dan keluar penonton.
Reynold menekankan bahwa seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis selama bertugas. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pelayan masyarakat.
“Kami tekankan kepada anggota untuk bersikap ramah dan humanis. Layani masyarakat dengan baik, karena ini adalah kegiatan hiburan yang harus dinikmati bersama,” ujarnya.
- Advertisement -
Di sisi lain, para suporter juga diimbau untuk ikut menjaga ketertiban dengan tidak membawa barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, maupun minuman beralkohol ke dalam stadion.
“Kami percaya para suporter datang dengan semangat sportivitas. Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar semua bisa menikmati pertandingan dengan nyaman,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional di kawasan Senayan. Masyarakat yang tidak berkepentingan diimbau mencari jalur alternatif.
- Advertisement -
Reynold memastikan, penindakan tetap akan dilakukan bagi pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan. Namun, pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama.
“Pengamanan ini mengedepankan humanis, tapi tetap tegas terhadap pelanggaran. Tujuan kami satu, menciptakan suasana yang aman, tertib, dan menyenangkan bagi semua,” tutupnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



