Masuk
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: SPHP Untuk Perjuangan Perubahan Paradigma Hukum
Share
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
DKI.RasioNews.com > Berita > Breaking News > SPHP Untuk Perjuangan Perubahan Paradigma Hukum
Breaking News

SPHP Untuk Perjuangan Perubahan Paradigma Hukum

Terakhir diperbarui: 2025/09/17 at 5:49 AM
Reporter Rohena he Diposting 17 September 2025 66 Views
Share
IMG 20250917 WA0014
SHARE

Jakarta | Rasionews | Seruan perubahan hukum global menggema dari jantung Asia Selatan. Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP) Indonesia, yang dikenal secara internasional sebagai Progressive People Lawyer Union (PPLU), memainkan peran penting dalam Kongres Hukum Internasional yang berlangsung pada Juli 2025 di Kathmandu, Nepal.

Keikutsertaan SPHP merupakan bagian dari undangan resmi Kementerian Hukum Nepal dan Asosiasi Pengacara Progresif Nepal (PPLA), bekerja sama dengan International Association of Democratic Lawyers (IADL), organisasi pengacara dunia yang berafiliasi dengan PBB. Dari 64 negara yang hadir, delegasi SPHP tampil sebagai salah satu motor penggerak ide-ide pembaruan hukum dunia

Di tanah air Indonesia demi mencapai pengembangan hukum demokratis dan keadilan sosial, Serikat Pekerja Hukum Progresif menyadari diperlukan paradigma hukum progresif dan menyadari pula bahwa pergeseran paradigma hukum membutuhkan kesadaran moral yang tinggi terhadap esensi pencapaian keadilan substansial (substansial justice), bukan sekadar kesadaran hukum yang sangat formalistis dan hitam-putih.

- Advertisement -

Kesadaran hukum yang formalistis inilah yang selama ini telah menjebak kita pada kepuasan terdistribusinya keadilan formal, kendati harus menyingkirkan, bahkan bertentangan dengan keadilan substansial. Padahal kolusi yang terjadi dalam proses-proses bekerjanya hukum nyaris selalu dibingkai dalam proses-proses hukum yang formalistis. Sehingga, kolusi atau “jual-beli keadilan” sangat sulit dibuktikan, kendati praktik-praktik kotor itu nyata-nyata terjadi, bahkan telah kronis.

Namun ironisnya masyarakat ataupun ahli-ahli hukum tidak banyak berbuat apa-apa. Sedang peran hukum sebagai sarana rekayasa sosial (social engineering), tampaknya akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan Indonesia dalam menyongsong era perdagangan bebas, entah itu GATT, WTO, APEC dan sebagainya.

Koordinator SPHP Nasional, Advokat Rakyat Agussalim, SH, yang juga anggota Majelis Tinggi Confederation of Lawyers Asia Pacific menyoroti keterbelakangan sistem hukum Indonesia dalam menjawab tuntutan zaman, khususnya terkait kriminalisasi rakyat kecil dan aktivis. Ia juga menyinggung ketidakadilan hukum terhadap masyarakat adat yang tidak memiliki akses peradilan yang layak, kasus-kasus buruh migran yang tak mendapatkan perlindungan hukum internasional dan kerusakan lingkungan akibat perusahaan asing yang lolos dari jerat hukum.

Baca Juga:  104 Personel Lanud Sultan Hasanuddin Laksanakan Test Kesamaptaan Jasmani, Ujian Kenaikan Pangkat

- Advertisement -

Berakar dari keterbelakangan sistem hukum Indonesia Koordinator SPHP Nasional menghimpun pekerja hukum di Indonesia untuk berjuang bersama memblejeti peran hukum yang menguntungkan pemodal dan bertentangan dengan cita sebuah negara hukum demokratis berkeadilan sosial.

*SPHP Jakarta Bertekad Gelorakan Hukum yang Berkeadilan Secara Progresif*

Oleh : Mohammad Aryareksa Gumilang, S.H

- Advertisement -

Studi hubungan antara konfigurasi politik dan karakter produk hukum menghasilkan tesis bahwa setiap produk hukum merupakan percerminan dari konfigurasi politik yang melahirkannya. Artinya setiap muatan produk hukum akan
sangat ditentukan oleh visi kelompok dominan (Penguasa). Oleh karena itu,setiap upaya melahirkan hukum-hukum yang berkarakter responsive/populistik harus dimulai dari upaya demokratisasi dalam kehidupan politik.

“Hukum bisa jadi pedang bermata dua”. Dari pernyataan tersebut berarti hukum dapat memberikan manfaat dan keadilan di satu sisi, namun di sisi lain dapat menimbulkan kerugian, penderitaan, atau ketidakadilan jika diterapkan secara tidak tepat, tidak konsisten, atau disalahgunakan oleh pihak yang memiliki kekuasaan.

Hukum yang berkeadilan secara progresif adalah sistem hukum yang mengutamakan tujuan keadilan dan kesejahteraan manusia daripada kepatuhan pada teks hukum yang kaku (hukum positif) semata. Pendekatan ini menekankan hukum yang mempromosikan kesetaraan, melindungi hak individu, serta beradaptasi secara dinamis dengan perkembangan masyarakat dan nilai-nilai yang berkembang.

*Keadilan dan paradigma pembebasan*

Hukum Indonesia saat ini dinilai lebih banyak berpihak kepada penguasa, pengusaha dan politisi. Akibatnya rakyat semakin termarjinalkan. Sudah saatnya paradigma hukum Indonesia perlu diubah. Untuk keluar dari situasi keterpurukan hukum di Indonesia, maka harus ada usaha pembebasan diri dari cara kerja yang konvensional yang diwariskan oleh madzab hukum positif dengan segala doktrin dan prosedurnya yang serba formal procedural yang justru melahirkan keadilan yang bersifat formal bukan keadilan substansial.

Baca Juga:  Semarak HUT RI: AJB Gelar Lomba Karaoke Spektakuler Berhadiah Jutaan Rupiah!

Keberadaan hukum ditengah-tengah masyarakat tidak hanya dibatasi untuk mencapai kepastian, tapi yang jauh lebih besar dari itu adalah untuk mencapai keadilan sejati untuk mensejahterakan rakyat. Hal ini, hanya dapat terwujud dan didapatkan melalui penegakan hukum secara progresif.

*Upaya Serikat Pekerja Hukum Progresif Jakarta*

Dalam menghadapi realitas tersebut para pekerja hukum mencoba mencari solusinya mulai dari menyingkap dari sisi akademis hingga melakukan terobosan-terobosan dalam praktek advokasi hukum. Dari sisi wacana akademis para pekerja hukum mulai membentuk forum studi hukum yang kajian-kajiannya menggunakan perspektif alternatif, mulai dari sudut pandang sosiologis hingga cara pandang yang terispirasi studi hukum kritis (critical legal studies). Sementara itu dalam tataran praksis para pekerja hukum mencoba mencari cara untuk melampaui keterbatasan dan kebuntuan hukum positif dalam penanganan kasus-kasus ketidakadilan struktural, misalnya dengan terobosan Bantuan Hukum Struktural hingga konsep “Praktis-Akademis”

(Hendi)

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20250916 WA0267 Patroli Humanis, Bhabinkamtibmas Ajak Karyawan Minimarket Waspada Tindak Kejahatan
BERITA BERIKUTNYA IMG 20250916 WA0252 Bhabinkamtibmas Karet Tengsin Sambang Ibu-ibu Kader Jumantik, Imbau Waspada Curanmor
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

– Supported by-

- Advertisement -

Berita Populer

Rekomendasi Backdrop Jogja
Rekomendasi Backdrop Jogja
Sponsored by Backdrop JogjaBackdrop Jogja
1698319444922
Polusi Udara di Desa Citatah, Pemerintah Setempat Tutup Mata
26 Oktober 2023 4.5k Views
IMG 20231018 WA0133
Sudah 3 Tahun Sampah Menumpuk di Jembatan Lelang, Ini Penjelasan Kades Lontar !
3 November 2023 4k Views
Picsart 25 04 21 18 44 32 133
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Obat Keras di Tanah Abang, Puluhan Ribu Butir Tramadol Diamankan
21 April 2025 4k Views
1714437842625
Uang Nasabah Raib, Ormas KKPMP Banten Geruduk Bank BRI
30 April 2024 3.8k Views
IMG 20240419 WA0192
Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal
19 April 2024 3.8k Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

SDN Marga Mulya VI Gelar Buka Puasa Bersama, Merajut Silaturahmi dan Menebar Kebaikan
18 Maret 2026 227 Views
Tantangan Generasi Milenial Dalam Menghadapi Pengaruh Media Sosial dan Perkuat Iman Di Era Digital 
12 Maret 2026 271 Views
Ramadhan Ceria Berkah 2026: KKGPAI dan K3s Koja Sinergi Semarakkan Pendidikan Islami SD
26 Februari 2026 379 Views
BKKBN Kunjungi Inclusive Learning Centre, Sarana Pendidikan Binaan PLN IP UBP Priok
27 Agustus 2025 1.4k Views
Calon Paskibraka Jakarta Utara Dilatih Wawasan Kebangsaan dan PBB
5 Maret 2025 1.5k Views

Seputar Desa

IMG 20260210 WA0041
TMMD ke-127 Dibuka – Desa Tanjung Rejo Dapat Bantuan Infrastruktur dan Banyak Manfaat
10 Februari 2026 412 Views
IMG 20260131 WA0066
Kodam III/Siliwangi Serahkan Rumah Kepada Keluarga Almarhum Prajurit
31 Januari 2026 440 Views
E79DA317 AC53 4D9A ADAB 79E7E1341C11
Terkesan Adanya Proyek Siluman di Desa Karyamukti, Kades Dan Perangkat Desa Diduga Ada Kongkalingkong
23 Juli 2024 2.5k Views
1709440511417
Terungkap! Oknum di Kantor Desa Samparwadi Diduga Terlibat Kasus Pungli Pembuatan Kartu BPJS PBI
3 Maret 2024 2.9k Views
IMG 20231031 110600 734
Kantor Desa Samparwadi menolak bantuan bendera, Ini Penjelasan Camat Tirtayasa
3 November 2023 1.7k Views

Artikel Terkait:

IMG 20260409 203032
Breaking News

Peredaran Obat Ilegal Marak, Polisi Ungkap 14 Kasus di Jakarta Utara

9 April 2026 11 Views
IMG 20260409 184324
Breaking News

Pelayanan Memprihatinkan RS IHC Pelabuhan Jakarta: Resep Diterima Jam 12 Siang, Sampai Sore Masih Antri

9 April 2026 11 Views
IMG 20260405 WA0062
Breaking NewsKesehatan

Satu Kejadian Darurat, Sejuta Rasa Terima Kasih untuk RSUD Batang

5 April 2026 30 Views
IMG 20260405 WA0024
Breaking News

Keamanan Atau Pelanggaran? Aturan Tahan KTP di Bisma Manggala Dinilai Bertentangan Dengan Uu Pdp

5 April 2026 51 Views
DKI.RasioNews.com
  • rasionews25@gmail.com
  • 0857 7086 7210
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak / Alamat Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: SPHP Untuk Perjuangan Perubahan Paradigma Hukum
Share

Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media

Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?