Jakarta Pusat — | Rasionews | Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat peran preventif dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka. Melalui pendekatan humanis, Polri hadir merangkul lingkungan pendidikan dengan melaksanakan kegiatan Sambang Dialogis Sekolah di STM TAMSIS (TKR & TBSM), Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.40 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Kosong, Brigadir Yayat Ruhiyat, dengan bertemu langsung para guru, pamong sekolah, serta petugas keamanan. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kamtibmas agar pihak sekolah terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap para siswa.
Brigadir Yayat Ruhiyat mengingatkan pentingnya peran guru dan pamong dalam mengarahkan peserta didik agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia juga menekankan perlunya pengawasan kehadiran dan kedisiplinan siswa sebagai langkah awal pencegahan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan dunia pendidikan merupakan kunci dalam membentuk karakter generasi muda.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga merangkul sekolah sebagai mitra strategis dalam melindungi anak bangsa dari pengaruh negatif. Pencegahan sejak dini adalah investasi masa depan,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di sekolah merupakan bentuk nyata pendekatan humanis Polri.
- Advertisement -
“Melalui komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, kami berharap tercipta lingkungan belajar yang aman, disiplin, dan kondusif bagi para pelajar,” ungkapnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



