Jakarta Pusat — | Rasionews | Polri menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan memberikan pelayanan pengamanan dalam kegiatan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Forum Warga Duri Pulo di depan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kemayoran, Kamis (15/1/2026).
Aksi unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 11.46 WIB tersebut diikuti kurang lebih 200 orang massa dengan penanggung jawab Yunus Wijaya. Massa aksi menyampaikan aspirasi terkait penolakan besaran ganti rugi proyek Tol Semanan–Sunter di wilayah Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan.
Dalam kegiatan tersebut, massa membawa alat peraga berupa mobil sound system serta spanduk dan poster berisi tuntutan. Orasi disampaikan secara bergantian oleh perwakilan warga dengan tetap berada dalam pengawalan aparat kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menegaskan bahwa Polri hadir untuk menjamin keamanan sekaligus memberikan ruang demokrasi bagi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Polri hadir untuk mengayomi dan melayani masyarakat, termasuk dalam penyampaian aspirasi. Pengamanan kami laksanakan secara profesional dan humanis agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan pengendalian situasi di lapangan.
- Advertisement -
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan pengamanan. Personel di lapangan diarahkan untuk tetap profesional, tidak mudah terpancing, serta memastikan aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



