JOMBANG, 4 Desember 2025 Rasionews.com – Personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jawa Timur telah mengamankan seorang terduga pelaku penggelapan mobil rental saat melintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto (JoMo) pada Kamis (4/12) pukul 21.20 WIB. Penangkapan berlangsung lancar di KM 675 Jalur A setelah petugas mendapatkan informasi lanjut dari komunitas rental mobil Army Indonesia.
Kendaraan yang menjadi target adalah Daihatsu Sigra berwarna merah dengan nomor polisi T 1154 FE, yang dilaporkan digelapkan dari wilayah Karawang dan rencananya akan dibawa ke Sampang, Madura. Setelah menerima laporan, tim PJR segera bergerak untuk melacak kendaraan tersebut.
Terduga pelaku diidentifikasi sebagai Sony Sudarto, pria berusia 31 tahun yang berdomisili di KP. Cibitung RT 01/01, Telagaasih, Cikarang Barat, Bekasi. Saat penangkapan, kondisi terduga pelaku dinyatakan sehat dan tidak menentang petugas.
- Advertisement -
Kronologi penangkapan dimulai ketika Ipda Ridho Pramana, Panit PJR Jatim 3, menerima informasi awal yang kemudian diteruskan kepada piket pawas Ipda Siswanto. Tim selanjutnya melakukan penyisiran di sepanjang ruas tol, dengan dukungan pemantauan lokasi kendaraan melalui GPS oleh Briptu David. Setelah ditemukan, kendaraan dihentikan dan diperiksa di KM 675/A Tol JoMo sebelum dievakuasi ke Kantor MHI Jombang untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dikawal menuju Induk PJR Jatim 3 Warugunung untuk proses penanganan hukum lebih lanjut.
Dalam penangkapan tersebut, petugas melakukan serangkaian tindakan terstruktur: mulai dari pengejaran dan penyisiran, penghentian dan pemeriksaan kendaraan, dokumentasi tempat kejadian, pengumpulan keterangan awal, hingga evakuasi kendaraan dan penahanan terduga pelaku. Personel yang terlibat antara lain Ipda Ridho Pramana, Ipda Siswanto, Bripka Agus, Bripka Umar, dan Briptu David.
- Advertisement -
PJR Ditlantas Polda Jatim menyatakan komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan profesional dalam menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh ruas jalan tol wilayah Jawa Timur, sehingga masyarakat merasa aman berkendara.



