Jakarta Pusat – | Rasionews | Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan Galeri Cagar Budaya Gereja Immanuel yang berlokasi di GPIB Gereja Immanuel, Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (21/12/2025) siang. Peresmian galeri tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya dan sejarah bangsa, khususnya peninggalan gereja tertua di Jakarta yang telah berdiri selama 186 tahun.
Kegiatan peresmian dimulai sekitar pukul 11.38 WIB dengan kedatangan Menteri Kebudayaan RI beserta rombongan. Acara berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa pembukaan, serta paparan laporan pelaksanaan kegiatan. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Kementerian Kebudayaan RI, perwakilan Bank Indonesia, tim pelaksana perancangan Galeri GPIB Immanuel, serta jajaran pengurus Gereja Immanuel.
Dalam sambutannya, Pendeta Abraham Ruben Persang menyampaikan bahwa Galeri Cagar Budaya Gereja Immanuel tidak hanya diperuntukkan bagi jemaat, tetapi juga sebagai ruang edukasi sejarah bagi seluruh masyarakat Indonesia. Galeri ini diharapkan menjadi sarana pelestarian bangunan dan benda-benda bersejarah yang memiliki nilai penting bagi perjalanan bangsa.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam sambutannya menegaskan bahwa Gereja Immanuel memiliki peran strategis dalam sejarah Indonesia dan layak menjadi bagian dari museum hidup yang menyatu dengan ruang ibadah. Ia menekankan pentingnya galeri sebagai instrumen perlindungan berbasis pengetahuan, aktivasi ruang publik, serta model tata kelola pelestarian cagar budaya yang berkelanjutan.
Peresmian galeri ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Menteri Kebudayaan RI, dilanjutkan dengan peninjauan Galeri Cagar Budaya yang berada di lantai dua Gereja Immanuel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari jajaran kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan komitmen Polri dalam mendukung setiap kegiatan nasional maupun keagamaan yang bernilai strategis, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan sejarah bangsa, guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
- Advertisement -
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



