Jakarta,– | Rasionews | Dalam rangka memperingati hari K3 Nasional PLN Indonesia Power UBP Priok, berkolaborasi dengan BPBD Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Cilincing, dan Kelurahan Kalibaru menyelenggarakan Program Aksi Siaga Komunitas. Kegiatan ini bertempat di Plaza Kalibaru diikuti oleh lebih dari 100 orang yang terdiri dari stakeholder kecamatan dan kelurahan, kelompok siaga bencana, serta masyarakat umum. Materi yang dipaparkan kali ini mengenai edukasi kedaruratan risiko kebencanaan yang berpotensi terjadi di wilayah Kelurahan Kalibaru.(29/1/2026)
Edukasi kedaruratan yang diberikan diawali dengan pemberian materi dan sosialisasi terkait risiko kebencanaan di Jakarta dan wilayah pesisir. Kemudian diberikan pula sosialisasi terkait bahaya listrik yang dibawakan oleh tim pemeliharaan listrik perusahaan. Selanjutnya diselenggarakan pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran oleh tim K3 perusahaan serta pengoperasian kelengkapan tanggap darurat oleh BPBD Kota Administrasi Jakarta Utara kepada masyarakat. Hal ini dilaksanakan untuk menyiapkan masyarakat ketika terjadi kejadian darurat, terlebih ketika pada cuaca ekstrim seperti saat ini.
Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat PLN Indonesia Power UBP Priok juga memberikan dukungan sejumlah peralatan tanggap darurat kepada Kelurahan Kalibaru. Bantuan peralatan yang diberikan oleh perusahaan diantaranya adalah 2 tandu kedaruratan, P3K kit, 14 unit APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta 1 tenda posko. Pihak PLN Indonesia Power UBP Priok berharap bahwa bantuan ini dapat membantu masyarakat menghadapi potensi risiko kebencanaan yang ada di wilayah Kelurahan Kalibaru. Kolaborasi antara PLN Indonesia Power UBP Priok serta para stakeholder ini menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Priok, Sigid Endro Winarno, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami meyakini bahwa keselamatan tidak hanya dimulai dari pembangkit, tetapi juga lingkungan dan komunitas sekitar. Melalui edukasi kesiapsiagaan banjir, kebakaran, bahaya listrik, dan tsunami kami berharap masyarakat semakin siap dan responsif dalam menghadapi bencana” Ujar Sigid.
Kelurahan Kalibaru terletak di wilayah pesisir yang rentan terhadap risiko bencana hidrometrologi. Selain itu dengan kepadatan penduduk yang tinggi juga berisiko terhadap potensi bahaya kebakaran dari aktivitas masyarakat serta korsleting Listrik (arus pendek). Melalui kegiatan Program Aksi Siaga Komunitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
(Rohena)



