Jakarta Pusat – | Rasionews | Dua pria berinisial A (36) dan R (35) ditangkap Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat setelah diduga melakukan aksi pencopetan saat peringatan May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). Aksi keduanya terhenti setelah salah satu pelaku tertangkap massa dan nyaris dihakimi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku A berperan sebagai eksekutor yang mengambil ponsel korban dari dalam tas, sementara R bertugas mengalihkan perhatian dan menyimpan hasil curian.
“Pelaku A sempat diamankan warga dan dibawa ke pos pengamanan. Dari situ anggota kami langsung bergerak dan mengembangkan kasusnya,” ujar Susatyo saat dikonfirmasi, Rabu (7/5/2025).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus menambahkan, pelaku beraksi bersama satu orang lainnya berinisial Y, yang kini masih buron.
“Kami berhasil mengamankan satu unit HP hasil curian dari tangan R. Satu pelaku lain, Y, identitasnya sudah kami kantongi dan sedang kami kejar,” ungkap Firdaus.
Tiga korban pencopetan sudah dimintai keterangan, yakni N (32), TMS (27), dan ESH (29). Ketiganya kehilangan ponsel saat mengikuti aksi unjuk rasa May Day di Monas.
- Advertisement -
Dari tangan pelaku, Polisi menyita satu unit HP Redmi warna biru tanpa SIM card. Dua ponsel milik korban lainnya masih dalam pencarian. Kedua pelaku kini telah ditahan dan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
[7/5, 06.37] ruslanbasuki Polres Jakarta Pusat: Cek Material Logistik Dan Personel, Brimob Polda Metro Siap Kawal Konfrensi OKI
Tangsel – Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan pengecekan kesiapan Personel dan material logistik Satbrimob Polda Metro Jaya dalam rangka pengamanan Parliamentary Union of the OIC (PUIC) atau Konferensi Parlemen Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Batalyon C Pelopor, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa, 6 Mei 2025
- Advertisement -
Dalam rangka mendukung pengamanan Parliamentary Union of the OIC (PUIC) atau Konferensi Parlemen Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang akan diselenggarakan di Jakarta, Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. memimpin pengecekan kesiapan personel dan materi logistik (matlog) Satuan Brimob Polda Metro Jaya di Batalyon C Pelopor, Pamulang, Tangerang Selatan.
Pengecekan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan Konferensi Parlemen OKI yang akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Sebagai kegiatan berskala internasional, acara ini membutuhkan pengamanan maksimal, dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya siap memberikan dukungan terbaiknya.
Dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Metro Jaya melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kesiapan peralatan dan kendaraan taktis yang akan digunakan selama pengamanan. Pengecekan juga mencakup simulasi pengamanan untuk memastikan bahwa seluruh personel mampu bertugas secara profesional dalam menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan.
Kombes Pol. Henik Maryanto, menyampaikan, “Kami dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memberikan pengamanan terbaik bagi acara Konferensi Parlemen OKI. Seluruh personel dan perlengkapan telah kami siapkan secara maksimal. Kami akan memastikan bahwa pengamanan berlangsung secara profesional serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,”Ujarnya
Dalam arahannya kepada personel, Kombes Pol. Henik Maryanto juga menekankan pentingnya fokus, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalankan tugas pengamanan. Ia meminta seluruh jajaran untuk menjaga sinergi, kewaspadaan, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan
Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mendukung kelancaran jalannya acara dengan mematuhi arahan dari petugas keamanan. Diharapkan, dengan kerja sama semua pihak, kegiatan Konferensi Parlemen OKI dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
(Rohena)



