Jakarta Pusat — | Rasionews |™Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Tengsin Aiptu Suparmin bersama unsur Tiga Pilar menghadiri kegiatan sosialisasi penataan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berlokasi di wilayah Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di RPTRA Segas RW 06 tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan rencana penataan JPO sebagai bagian dari program penataan infrastruktur di wilayah Jakarta Pusat. Selain penyampaian materi sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif guna menampung aspirasi, masukan, serta tanggapan dari masyarakat.
Sejumlah perwakilan warga dalam forum tersebut menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya terkait rencana pembongkaran JPO yang dinilai belum melalui kajian komprehensif dan belum melibatkan partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Warga juga mengusulkan agar JPO yang ada tidak dibongkar, melainkan direvitalisasi agar tetap dapat dimanfaatkan dengan lebih aman dan layak bagi para pengguna jalan.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar rencana penghapusan aset JPO dapat ditinjau kembali dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Aspirasi tersebut disampaikan secara terbuka dan tertib sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan di wilayahnya.
Menanggapi hal tersebut, unsur pemerintah dan instansi terkait menyatakan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan dituangkan dalam berita acara dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan lebih lanjut. Hasil dari sosialisasi ini juga akan dilaporkan secara berjenjang kepada pihak terkait di tingkat Kota Administrasi hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
- Advertisement -
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Camat Tanah Abang beserta jajaran, Lurah Karet Tengsin, perwakilan Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan, Dewan Kota Jakarta Pusat, serta unsur masyarakat seperti LMK, FKDM, Ketua RT/RW, Karang Taruna, Satlinmas, dan warga sekitar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat terus memberikan rasa aman serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga dalam setiap proses pembangunan.
Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar melakukan monitoring dan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pendekatan humanis juga dilakukan dengan mengedepankan komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat.
- Advertisement -
Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo menambahkan bahwa Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan aparatur pemerintah setempat merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dan pemerintah dalam mengawal setiap kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



