Jakarta Pusat – | Rasionews | Jajaran Polsek Johar Baru menggelar apel pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Johar Baru, Jalan Percetakan Negara No. 23, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Februari 2026, pukul 11.07 WIB.
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan oleh Komite Nasional Anti Korupsi dengan jumlah massa sekitar 15 orang yang dipimpin oleh penanggung jawab Jainal Abidin Ohorela. Massa menyampaikan aspirasi terkait tuntutan pengusutan dugaan penyalahgunaan wewenang dan praktik permainan uang oleh oknum di lingkungan BPOM.
Apel pelayanan pengamanan dipimpin oleh Ipda Iskandar S. L. dengan kekuatan pengamanan sebanyak 36 personel, terdiri dari 24 personel Polsek Johar Baru di bawah pimpinan Kapolsek Johar Baru serta 12 personel pengamanan dalam (Pamdal) BPOM yang dipimpin oleh Bapak Arfai. Dalam kegiatan ini, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, bertindak sebagai Kepala Pengamanan Objek (Kapam Objek).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa Polri hadir untuk menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. “Pelayanan pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, menekankan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan persuasif. “Kami memastikan pengamanan dilakukan tanpa senjata api maupun senjata tajam, serta mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas dan lingkungan sekitar lokasi aksi,” jelas Kompol Saiful.
Apel pelayanan pengamanan berakhir pada pukul 11.15 WIB dan dilanjutkan dengan penempatan serta pengaturan ploting personel. Selama pelaksanaan aksi unjuk rasa, situasi di sekitar Kantor BPOM Johar Baru terpantau aman, tertib, dan terkendali.
- Advertisement -
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



