Jakarta Pusat — | Rasionews |™Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Tengsin Aiptu Suparmin bersama unsur tiga pilar melakukan monitoring genangan air di lingkungan warga RW 09, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (8/3/2026), pagi hari.
Monitoring dimulai sekitar pukul 10.45 WIB di wilayah RT 10, RT 11, dan RT 14 RW 09 yang berlokasi di Jalan Abdul Jalil, Kelurahan Karet Tengsin, tepatnya di area belakang Hotel Shangri-La. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Tengsin Aiptu Suparmin bersama Lurah Karet Tengsin, Ketua RW 09, para Ketua RT, serta unsur Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung kondisi lingkungan warga yang terdampak genangan air. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air ditemukan di beberapa titik pemukiman warga di RT 10, RT 11, dan RT 14 dengan ketinggian air yang bervariasi, rata-rata berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter.
Selain memantau kondisi genangan di permukiman, petugas juga mengecek kondisi debit air di Kali Banjir Kanal Barat (BKB). Dari hasil pemantauan terlihat debit air cukup tinggi dan arus mengalir deras. Namun demikian, mesin pompa air yang berada di wilayah tersebut dilaporkan masih berfungsi dengan baik dan tetap siaga untuk membantu mengurangi genangan.
Saat kegiatan berlangsung, kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau tidak turun hujan sehingga diharapkan genangan air dapat berangsur-angsur surut. Petugas juga terus berkoordinasi dengan aparat wilayah serta masyarakat untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah wilayah, serta unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan, khususnya di wilayah yang rawan terdampak genangan air.
- Advertisement -
Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo menambahkan bahwa Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah serta memantau dampak genangan air yang terjadi di permukiman warga yang berada di sekitar bantaran kali.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



