Jakarta Pusat — | Rasionews | Dalam rangka menjaga ketertiban umum serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran kepolisian bersama unsur TNI dan Pemerintah Kota melaksanakan kegiatan pendampingan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/02/2026).
Kegiatan diawali dengan apel gabungan pada pukul 10.00 WIB di Pos Pantau Pasar Blok F Tanah Abang, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang. Dari unsur kepolisian, kegiatan ini melibatkan 11 personel dari Polsek Metro Tanah Abang yang dipimpin oleh Ipda Anton, serta 1 personel Unit Lalu Lintas Bripda Tamam, unsur TNI turut hadir 2 personel Babinsa yang dipimpin oleh Sertu Sulisno, Pemerintah Kota, sebanyak 30 personel dikerahkan, terdiri dari 20 anggota Satpol PP yang dipimpin Bpk. Marjai serta 10 personel Dinas Perhubungan yang dipimpin Bpk. Abdul Hakim.
Dalam arahannya saat apel, pimpinan kegiatan menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam pelaksanaan tugas. Penertiban dilakukan bukan semata-mata tindakan represif, melainkan sebagai upaya penataan demi kepentingan bersama, baik bagi pedagang, pengunjung pasar, maupun pengguna jalan.
Setelah apel, seluruh personel menempati ploting yang telah ditentukan. Tim gabungan kemudian bergerak menyisir titik-titik rawan pelanggaran di sekitar Pasar Blok F Tanah Abang. Petugas memberikan imbauan kepada para PKL yang berjualan di badan jalan agar menempati lokasi yang telah disediakan, serta menindak kendaraan yang parkir liar dan menghambat arus lalu lintas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E. F. Hutagalung, mengatakan Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kota menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat.
Apel tersebut melibatkan unsur TNI, POLRI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kecamatan Tanah Abang sebagai bentuk sinergitas lintas sektoral dalam menata kawasan perdagangan yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di Jakarta, ujar Reynold.
- Advertisement -
Kapolsek Metro Tanah Abang Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, menambahkan Kegiatan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan, meningkatkan kenyamanan pengunjung pasar, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas akibat kemacetan dan penumpukan massa. Dengan penataan yang berkelanjutan dan pengawasan rutin, diharapkan kawasan Tanah Abang dapat menjadi lingkungan perdagangan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
(Rohena)



