Masuk
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Negara Datang Terlambat Mengapa Kecelakaan Angkutan Terus Berulang ?
Share
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
DKI.RasioNews.com > Berita > Breaking News > Negara Datang Terlambat Mengapa Kecelakaan Angkutan Terus Berulang ?
Breaking News

Negara Datang Terlambat Mengapa Kecelakaan Angkutan Terus Berulang ?

Terakhir diperbarui: 2026/01/20 at 8:14 AM
Reporter Rohena he Diposting 20 Januari 2026 24 Views
Share
IMG 20260120 WA0011
SHARE

Jakarta, | Rasionews | Eddy Suzendi, SH
Advokat LLAJ
Setiap kali bus terbakar, truk ODOL menewaskan satu keluarga, atau angkutan umum masuk jurang, negara hampir selalu menjawabnya dengan satu kalimat yaitu human error. Lalu sopir ditetapkan sebagai tersangka, dan perkara dianggap selesai.

Padahal, kendaraan kendaraan itu bukan jatuh dari langit. Mereka wara wiri setiap hari di jalan arteri maupun jalan tol, melintasi pos pengawasan, melewati sistem perizinan, lolos uji, dan dibiarkan beroperasi oleh negara.

Pertanyaannya sederhana

- Advertisement -

_Jika kendaraan ODOL, kendaraan dengan rem bermasalah, atau kendaraan dengan kondisi teknis buruk bisa bebas beroperasi, di mana negara sebenarnya ?_

Masalah Utama Ada di Hulu Sistem, Bukan di Hilir Kecelakaan

Kecelakaan bukan peristiwa tunggal. Ia adalah akumulasi kegagalan dari hulu ke hilir :

- Advertisement -

* Dari SUT dan SRUT

* Dari perizinan perusahaan angkutan

* Dari SMKPAU yang hanya jadi dokumen

- Advertisement -

* Dari pengawasan jam kerja dan kompetensi pengemudi

* Sampai ke uji berkala sebagai benteng terakhir

Kalau semua lapisan ini gagal, lalu orang mati di jalan, itu bukan takdir. Itu kegagalan negara mengelola sistem.

Uji Berkala Bukan Jaminan 6 Bulan, Tapi Standar Minimum Saat Diuji

Ada kesalah pahaman besar di publik yaitu seolah olah kalau kendaraan sudah lulus uji berkala, maka selama 6 bulan penuh negara menjamin kendaraan itu aman.

Ini keliru.

Sejak KM 63 Tahun 1993, konsep laik jalan adalah :

_” Persyaratan minimum yang harus dipenuhi kendaraan agar terhindar dari kekurangan teknis pada saat dioperasikan. “_

Artinya:

* Laik jalan bukan jaminan mutlak

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-60, DPD Golkar Cianjur Tegaskan Solid Dukung Pasangan Deden Nasihin-Efa Fatimah

* Laik jalan bukan sertifikat bebas rusak 6 bulan

* Laik jalan adalah kondisi minimum saat diuji

Contoh paling telanjang :

Dalam KM 63/1993, ketebalan ban1 mm masih dianggap memenuhi ambang batas laik jalan. Padahal secara kasat mata, ban itu sudah gundul dan sangat berbahaya.

Tapi karena Tread Wear Indicator (TWI) masih terlihat, secara administratif masih lulus uji.

Lalu siapa yang bertanggung jawab memastikan kendaraan itu benar benar aman dipakai setiap hari?

Jawabannya tegas :

” Perusahaan angkutan, melalui pelaksanaan dan pengawasan standar keselamatan (SMKPAU). ”

Kanvas Rem Hanya Bertahan 5 Minggu Masa Uji 6 Bulan!

Ambil contoh lain yang lebih brutal secara teknis :

Untuk kendaraan operasional harian, usia pakai kanvas/sepat u rem rata-rata hanya sekitar 5 minggu.
Silakan cek ke perusahaan angkutan mana pun.

Pertanyaannya :

_Apakah ini tanggung jawab uji berkala yang masa berlakunya 6 bulan?_

Tentu tidak.

Uji berkala tidak mungkin dan tidak dirancang untuk mengawasi degradasi harian komponen kendaraan.

Itulah sebabnya:

_” Tanggung jawab utama ada pada perusahaan angkutan untuk mengoptimalkan kondisi kendaraan setiap hari. “_

Dan:

” _Tanggung jawab negara ada pada pengawasan real time terhadap perusahaan itu. “_

SMKPAU adalah Jantung Keselamatan yang Dibiarkan Mati

SMKPAU seharusnya :

* Mengawasi perawatan harian

* Mengontrol kelayakan operasional

* Mengatur jam kerja pengemudi

* Mencegah kelelahan dan pemaksaan target

* Menghentikan kendaraan sebelum menjadi peti mati berjalan

Tapi yang terjadi di lapangan :

_SMKPAU hidup di kertas, mati di jalan._

ODOL, Rem Blong, Kebakaran Ini Bukan Produk Uji Berkala Semata

Baca Juga:  Polsek Metro Tanah Abang Amankan Pelaku Viral Makan di Warteg Bahari

Kalau ada:

* Kendaraan ODOL

* Kendaraan dengan rem tidak layak

* Kendaraan terbakar karena kelalaian teknis

* Kendaraan rusak tapi tetap dipaksa jalan

Maka itu:

_” Bukan semata mata produk kegagalan uji berkala, tapi kegagalan pengawasan sistem keselamatan perusahaan angkutan oleh regulator. “_

Kps / Kartu Pengawasan Untuk Apa Kalau Tidak Diawasi?

Setiap kendaraan angkutan diberi izin.
Setiap izin dilengkapi kartu pengawasan / Kps.

Pertanyaannya sederhana dan menyakitkan :

_Kalau tidak pernah diawasi, untuk apa semua dokumen itu dibuat?_

Kalau negara hanya rajin menerbitkan izin tapi malas mengawasi pelaksanaannya, maka :

_” Negara sedang memproduksi risiko, bukan mengelolanya.”_

Penegakan Hukum Kita Salah Alamat

Selama yang disentuh hukum hanya :

* Sopir

* Operator lapangan

* Dan korban

Sementara:

* Perusahaan

* Pemberi izin

* Pengawas

* Dan sistem administrasinya

Tetap steril…

Maka:

” _Kita tidak sedang membangun sistem keselamatan. Kita sedang memelihara industri kematian_ ”

Closing Statement Negara Jangan Hadir Setelah Ada Jenazah

Negara seharusnya hadir:

* Saat memberi izin

* Saat mengawasi operasi

* Saat memaksa standar keselamatan dijalankan

* Saat menghentikan kendaraan sebelum membunuh

Bukan hanya saat :

Menghitung korban dan mencari sopir untuk dipenjara.

” _Jika hulu dibenahi, hilir tidak akan penuh darah. Keselamatan bukan soal nasib, tapi soal keberanian negara menertibkan sistemnya sendiri. “_

Penulis :
Eddy Suzendi,S.H.
Advokat LLAJ
Tagline : Keselamatan yang Berkeadilan

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20260119 WA0020 Patroli Malam Jaga Jakarta, Tiga Pilar Sawah Besar Cegah Kejahatan
BERITA BERIKUTNYA Screenshot 20260120 1026172 Pakar Hukum Apresiasi Putusan MK Nomor 223/PUU-XXIII/2025 Terkait Jabatan ASN oleh Anggota Polri
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

– Supported by-

- Advertisement -

Berita Populer

Rekomendasi Backdrop Jogja
Rekomendasi Backdrop Jogja
Sponsored by Backdrop JogjaBackdrop Jogja
1698319444922
Polusi Udara di Desa Citatah, Pemerintah Setempat Tutup Mata
26 Oktober 2023 4.1k Views
IMG 20231018 WA0133
Sudah 3 Tahun Sampah Menumpuk di Jembatan Lelang, Ini Penjelasan Kades Lontar !
3 November 2023 3.7k Views
Picsart 25 04 21 18 44 32 133
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Obat Keras di Tanah Abang, Puluhan Ribu Butir Tramadol Diamankan
21 April 2025 3.6k Views
1714437842625
Uang Nasabah Raib, Ormas KKPMP Banten Geruduk Bank BRI
30 April 2024 3.5k Views
IMG 20240419 WA0192
Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal
19 April 2024 3.4k Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

BKKBN Kunjungi Inclusive Learning Centre, Sarana Pendidikan Binaan PLN IP UBP Priok
27 Agustus 2025 1k Views
Calon Paskibraka Jakarta Utara Dilatih Wawasan Kebangsaan dan PBB
5 Maret 2025 1.1k Views
PLN INDONESIA POWER UBP PRIOK GELAR WORKSHOP PAUD MENUJU PENDIDIKAN INKLUSI BERSAMA HIMPAUDI DKI JAKARTA
12 Februari 2025 1.7k Views
SMPN 246 Jakarta Timur Study Tour Projeck P5 (Penguatan Profil Pelajar Pancasila).
18 Desember 2024 2k Views
Panglima TNI Bagikan Ribuan Sembako dan Resmikan Lapangan Prima Mabes TNI
2 November 2024 1.6k Views

Seputar Desa

IMG 20260210 WA0041
TMMD ke-127 Dibuka – Desa Tanjung Rejo Dapat Bantuan Infrastruktur dan Banyak Manfaat
10 Februari 2026 43 Views
IMG 20260131 WA0066
Kodam III/Siliwangi Serahkan Rumah Kepada Keluarga Almarhum Prajurit
31 Januari 2026 77 Views
E79DA317 AC53 4D9A ADAB 79E7E1341C11
Terkesan Adanya Proyek Siluman di Desa Karyamukti, Kades Dan Perangkat Desa Diduga Ada Kongkalingkong
23 Juli 2024 2.1k Views
1709440511417
Terungkap! Oknum di Kantor Desa Samparwadi Diduga Terlibat Kasus Pungli Pembuatan Kartu BPJS PBI
3 Maret 2024 2.5k Views
IMG 20231031 110600 734
Kantor Desa Samparwadi menolak bantuan bendera, Ini Penjelasan Camat Tirtayasa
3 November 2023 1.3k Views

Artikel Terkait:

IMG 20260216 WA0048
BisnisBreaking NewsEkonomiHukum

Sengketa NCD Unibank–CMNP Disorot, Hilman Firmansyah: Bhakti Investama Hanya Bertindak sebagai Broker

16 Februari 2026 6 Views
IMG 20260216 WA0037
Breaking News

‎Harlah NU ke-100 Meriahkan Pelantikan PRNU Penjaringan 2026-2031 ‎

16 Februari 2026 12 Views
IMG 20260215 WA0032 1
Breaking News

Marak Peredaran Obat Keras Golongan G Berkedok Konter Pulsa

15 Februari 2026 27 Views
1771065400169
Breaking News

Kolong Tol Papanggo yang Viral: Warga Minta Jadi Ruang Terbuka, CMNP Acuh

14 Februari 2026 26 Views
DKI.RasioNews.com
  • rasionews25@gmail.com
  • 0857 7086 7210
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak / Alamat Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Negara Datang Terlambat Mengapa Kecelakaan Angkutan Terus Berulang ?
Share

Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media

Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?