Jakarta Pusat – | Rasionews | Guna mengantisipasi potensi tawuran antarwarga di wilayah perbatasan, Polsek Johar Baru menggelar kegiatan strong point dengan menempatkan personel di titik rawan konflik sejak malam hingga dini hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu malam, 4 Januari 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga jelang Senin pagi. Unit Reskrim Tim 1 bersama Unit Binmas Polsek Johar Baru disiagakan di Jalan Percetakan Negara I, tepatnya di perbatasan wilayah RT 02 RW 08 Kelurahan Johar Baru dengan RT 04 RW 07 Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa kehadiran polisi di titik-titik rawan merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini. “Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Strong point ini merupakan upaya deteksi dan pencegahan dini agar potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya dapat dicegah sebelum terjadi,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lokasi strong point didasarkan pada hasil pemetaan kerawanan wilayah. Personel disiagakan untuk melakukan pemantauan situasi, patroli terbatas, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar. “Kami menempatkan personel di perbatasan wilayah yang rawan terjadi gesekan. Kehadiran polisi diharapkan dapat meredam potensi konflik serta menjaga situasi tetap kondusif,” ungkap Kompol Saiful.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas. Polsek Johar Baru memastikan akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan penguatan kehadiran polisi di tengah masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
- Advertisement -
(Rohena)



