Masuk
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Survei TBRC: Warga Banten dan Jakarta Setuju Proyek PIK 2 di Lanjutkan Sebanyak 88,8 %
Share
DKI.RasioNews.comDKI.RasioNews.com
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
DKI.RasioNews.com > Berita > Breaking News > Survei TBRC: Warga Banten dan Jakarta Setuju Proyek PIK 2 di Lanjutkan Sebanyak 88,8 %
Breaking News

Survei TBRC: Warga Banten dan Jakarta Setuju Proyek PIK 2 di Lanjutkan Sebanyak 88,8 %

Terakhir diperbarui: 2025/02/03 at 8:35 PM
Reporter Redaksi DRN Diposting 3 Februari 2025 204 Views
Share
IMG 20250203 WA0191
SHARE

dki.rasionews – Survei Persepsi Masyarakat terhadap Pembangunan PIK 2 di Kabupaten Tangerang, Tujuan dilakukannya survei ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat penerimaan, kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan PIK 2.

Dan survei bertujuan juga untuk memperoleh penilaian masyarakat terhadap isu-isu Sosial, Politik dan Ekonomi terhadap Proyek Pengembangan Kota PIK 2.
kata Direktur Riset Timur Barat Research Center (TBRC), Renvinno dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Senin, (3/2/2025).

Tujuan yang Kedua adalah untuk mengetahui permasalahan – permasalahan utama yang dirasakan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang Banten.

- Advertisement -

Dari kedua tujuan ini diharapkan dapat diperoleh informasi mengenai prioritas pembangunan yang diharapkan oleh masyarkat. Selanjutnya, dari survei ini juga diharapkan diperoleh informasi mengenai Preferensi masyarakat dalam arah pembangunan PIK 2 selanjutnya.

“Adapun survei TBRC ini dilakukan pada tanggal 18-25 Januari 2025 melalui tatap muka atau wawancara langsung dengan melibatkan 1680 responden terpilih secara acak (Multistage Random Sampling) dari seluruh populasi warga Provinsi Banten dan DKI Jakarta yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate ( responden yang dapat diwawancarai secara valid ) sebanyak 1428 orang atau 85 Persen. Margin of Error Survei diperkirakan sebesar 2,59 % pada Tingkat kepercayaan 95 %,” terang Renvinno.

Direktur Riset Timur Barat Research Center (TBRC ) Renvinno mengungkapkan sebanyak 74,1 Persen Warga yang menjadi responden dalam survei tersebut menilai pencabutan SHGB PIK 2 membuat citra buruk atau sangat buruk bagi kemajuan iklim investasi dan perekonomian di Provinsi Banten dan DKI Jakarta, sedangkan sebanyak 17,1 Persen menilai tidak akan berpengaruh pada iklim investasi dan perekonomian, Dan sebanyak 8,8 Persen Tidak memberikan penilaian.

Baca Juga:  Sajikan Inovasi Gemilang, PLN IP UBP Priok Borong Prestasi di Forum Karya Inovasi PLN Indonesia Power 2025
- Advertisement -

“Ketika responden ditanyakan terkait penilaiannya terhadap kegaduhan dan politisasi oleh kelompok-kelompok dan tokoh-tokoh dengan isu bahwa PIK 2 merupakan kepentingan dari penguasaan oleh Oligarki dan Asing Maka hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 78,6 % menilai PIK 2 bukanlah merupakan kepentingan dari penguasaan Oligarki dan Asing karena di pandangan Mereka Oligarki atau pengendali ekonomi Indonesia saat ini mayoritas di Sektor pertambangan yang banyak mengeruk kekayaan alam Indonesia dan banyak dinikmati negara China karena sebagian besar dikelola oleh China. Sedangkan sebanyak 10,2 % menyatakan PIK 2 merupakan bentuk penguasaan dari Oligarki dan Asing, Dan 11,2 % Tidak memberikan penilaian,” papar Renvinno.

“Hasil temuan survei juga menunjukan Bahwa sebanyak 83,7 % responden menilai masalah pagar laut yang berakhir menyebabkan pencabutan SHGB milik perusahaan pengelola PIK 2 sebagai keputusan pemerintah yang terburu-buru dan tanpa proses transparansi dan akuntabilitas dalam mengambil keputusan tersebut, Dengan cara memastikan proyek ini memiliki dasar hukum yang jelas dan bertujuan untuk kepentingan nasional, pemerintah harus membuka semua informasi yang diperlukan kepada publik. Dan sebanyak 5,6 % responden menyatakan pencabutan SHGB akibat Pagar laut sudah tepat. Dan sebanyak 10,7 % Tidak menjawab,” lanjutnya.

“Kemudian ketika responden ditanyakan tentang dampak dari terhambatnya investasi dan pembangunan di Indonesia dengan menjadikan PIK 2 sebagai salah satu contohnya, Maka hasil penilaian responden sebanyak 82,8 Persen menyatakan akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan terus menerus dan investasi mengalami perlambatan di Banten dan Jakarta, sebanyak 84,6 Persen menilai akan menyebabkan hilangnya peluang kesempatan kerja bagi masyarakat Banten dan Jakarta.
Serta sebanyak 88,8 Persen menilai berdampak pada hilangnya pendapatan daerah dan pemerintah Pusat,” pungkas Renvinno.

- Advertisement -

“Hasil Survei juga menunjukan bahwa sebanyak 88,8 % Warga asal Banten dan Jakarta setuju Proyek PIK 2 dilanjutkan dan sebanyak 5,1 % responden Tidak Setuju dan 6,3 % Tidak Menjawab,” tegas Renvinno.

Baca Juga:  Perwira Muda TNI AD Persembahkan Perspektif Indonesia dalam Diskusi Panel Isu Strategis Kawasan Asia Tenggara di Seskoad Amerika Serika

“Dari hasil survei ini mayoritas masyarakat Banten dan Jakarta menilai bahwa pembangunan PIK 2 secara prosedur dalam menjalankan proses berusaha dan legalitas sudah dijalankan sesuai UU dan peraturan yang berlaku, sebab untuk seseorang atau badan hukum untuk memiliki SHGB dan SHM agar diterbitkan BPN harus membayar BPHTB yaitu Pajak Perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan/atau bangunan oleh Orang pribadi atau Badan,” paparnya.

“Hasil survei ini juga menunjukan bahwa penilaian masyarakat PIK 2 bukan merupakan kepentingan penguasaan ekonomi oleh salah satu kelompok dan Asing,” ucapnya.

Karena itu TBRC menyarankan agar pemerintah lebih bijak dan transparansi tetap harus dikedepankan guna memastikan tidak ada motif tersembunyi di balik proyek ini.

“Dan pemerintahan Prabowo Subianto harus memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa kebijakan pemerintah tetap berpihak pada kepentingan Rakyat banyak khususnya bagi penciptaan lapangan kerja baru pada proyek PIK 2 tersebut,” tegas Renvinno.

“Dimana jika proyek ini memiliki dasar hukum yang jelas dan bertujuan untuk kepentingan nasional, Pemerintah harus membuka semua informasi yang diperlukan kepada publik secara transparan agar masyarakat tidak dicekoki oleh isu-isu negatif yang menyebabkan kerugian bagi perekonomian nasional, Apalagi target pertumbuhan ekonomi yang di targetkan oleh pemerintah Prabowo Subianto mencapai sebesar 8 %, Jika PIK 2 tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada Kepercayaan dunia usaha dan Investasi nantinya untuk menanamkan modalnya di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu Hasil survei TBRC ini sejalan dengan pendapat Ulama yang juga Warga Pakuhaji Tangerang, Kiai Hasan Basri yang menyatakan dan mengingatkan pentingnya Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) bagi masyarakat pesisir utara Tangerang. Jika dihentikan maka puluhan ribu warga setempat akan kehilangan lapangan pekerjaan.

Baca Juga:  Galaxy RUN 2025 Kolaborasi Lari, Kopi, UMKM, dan Musik

Penceramah yang sering viral di media sosial ini mengaku tidak sepakat dengan penghentian PSN PIK 2.

Menurutnya, PSN PIK 2 memberikan banyak manfaat bagi masyarakat pesisir utara Tangerang.

“Setiap pagi Saya melihat ribuan orang dari Tegal Alur sampai Tanjung Pasir masuk ke PIK 2, menggantungkan hidupnya di PIK 2 ini. Penghentian PSN akan banyak mudharatnya,” tegas Kiai Hasan Basri.

“Jika ada pihak yang setuju dengan penghentian PSN PIK 2, kata Hasan Basri, apakah mereka sanggup memberikan lapangan kerja,” tanyanya.

“Kalau pemerintah mencabut PSN PIK 2, Saya selaku warga Pakuhaji meminta agar menyediakan lapangan kerja pengganti bagi masyarakat, dan tolong atasi agar abrasi tidak semakin melebar,” papar Hasan Basri.

“Di ingatkannya, penghentian PSN PIK 2 akan membuat ribuan warga pesisir utara Tangerang Banten menjadi penggangguran. Kalau sudah banyak pengangguran, maka potensi kriminalitas akan meningkat,” ungkapnya.

Hasan Basri menghimbau kepada masyarakat pesisir utara Tangerang agar jangan mau dipecah belah.

“Masyarakat harus bersatu dan tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang dihembuskan pihak luar, yang bukan warga asli pesisir utara Tangerang,” tandasnya.

“Masalah abrasi dikawasan pesisir utara Tangerang sudah terjadi puluhan tahun. Dan tidak pernah pernah dinyatakan Abrasi di Pantura Tangerang sebagai Bencana Alam oleh pemerintah,” pungkas Hasan Basri.

(RA).

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20250203 WA0137 1 Bhabinkamtibmas Karang Anyar Gelar Sambang Di Pos Siskamling
BERITA BERIKUTNYA IMG 20250203 WA0299 Kodim 1715/Yahukimo Amankan Demo Front Aliansi Pelajar Yahukimo Tolak Program Makan Bergizi
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

– Supported by-

- Advertisement -

Berita Populer

Rekomendasi Backdrop Jogja
Rekomendasi Backdrop Jogja
Sponsored by Backdrop JogjaBackdrop Jogja
1698319444922
Polusi Udara di Desa Citatah, Pemerintah Setempat Tutup Mata
26 Oktober 2023 4.1k Views
IMG 20231018 WA0133
Sudah 3 Tahun Sampah Menumpuk di Jembatan Lelang, Ini Penjelasan Kades Lontar !
3 November 2023 3.6k Views
Picsart 25 04 21 18 44 32 133
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Obat Keras di Tanah Abang, Puluhan Ribu Butir Tramadol Diamankan
21 April 2025 3.6k Views
1714437842625
Uang Nasabah Raib, Ormas KKPMP Banten Geruduk Bank BRI
30 April 2024 3.5k Views
IMG 20240419 WA0192
Kejanggalan Terungkap, SPBU Jalan Raya Legok Diduga Memanfaatkan Solar Bersubsidi secara Ilegal
19 April 2024 3.4k Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

BKKBN Kunjungi Inclusive Learning Centre, Sarana Pendidikan Binaan PLN IP UBP Priok
27 Agustus 2025 1k Views
Calon Paskibraka Jakarta Utara Dilatih Wawasan Kebangsaan dan PBB
5 Maret 2025 1.1k Views
PLN INDONESIA POWER UBP PRIOK GELAR WORKSHOP PAUD MENUJU PENDIDIKAN INKLUSI BERSAMA HIMPAUDI DKI JAKARTA
12 Februari 2025 1.7k Views
SMPN 246 Jakarta Timur Study Tour Projeck P5 (Penguatan Profil Pelajar Pancasila).
18 Desember 2024 2k Views
Panglima TNI Bagikan Ribuan Sembako dan Resmikan Lapangan Prima Mabes TNI
2 November 2024 1.6k Views

Seputar Desa

IMG 20260210 WA0041
TMMD ke-127 Dibuka – Desa Tanjung Rejo Dapat Bantuan Infrastruktur dan Banyak Manfaat
10 Februari 2026 41 Views
IMG 20260131 WA0066
Kodam III/Siliwangi Serahkan Rumah Kepada Keluarga Almarhum Prajurit
31 Januari 2026 76 Views
E79DA317 AC53 4D9A ADAB 79E7E1341C11
Terkesan Adanya Proyek Siluman di Desa Karyamukti, Kades Dan Perangkat Desa Diduga Ada Kongkalingkong
23 Juli 2024 2.1k Views
1709440511417
Terungkap! Oknum di Kantor Desa Samparwadi Diduga Terlibat Kasus Pungli Pembuatan Kartu BPJS PBI
3 Maret 2024 2.5k Views
IMG 20231031 110600 734
Kantor Desa Samparwadi menolak bantuan bendera, Ini Penjelasan Camat Tirtayasa
3 November 2023 1.3k Views

Artikel Terkait:

IMG 20260216 WA0037
Breaking News

‎Harlah NU ke-100 Meriahkan Pelantikan PRNU Penjaringan 2026-2031 ‎

16 Februari 2026 9 Views
IMG 20260215 WA0032 1
Breaking News

Marak Peredaran Obat Keras Golongan G Berkedok Konter Pulsa

15 Februari 2026 20 Views
1771065400169
Breaking News

Kolong Tol Papanggo yang Viral: Warga Minta Jadi Ruang Terbuka, CMNP Acuh

14 Februari 2026 25 Views
1770915212266 1
Breaking News

Modus Penipuan Segitiga Berujung Penyekapan

12 Februari 2026 19 Views
DKI.RasioNews.com
  • rasionews25@gmail.com
  • 0857 7086 7210
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak / Alamat Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Survei TBRC: Warga Banten dan Jakarta Setuju Proyek PIK 2 di Lanjutkan Sebanyak 88,8 %
Share

Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media

Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?