Jakarta Pusat — | Rasionews | Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat, melalui program Bapak Asuh, memberikan imbauan kepada pelajar di sejumlah sekolah menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 24 September 2026, Rabu (23/9/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menyasar SMP Al Miftahussa’adah dan SMP-SMA Islam Al Jihad yang menjadi sekolah perhatian khusus, serta SMK Negeri 14 Jakarta, MTsN 9 Johar Baru dan SMK Negeri 31 Jakarta.
Personel yang terlibat, antara lain Panit I Reskrim Iptu Agung Prasojo, Panit II Reskrim Ipda Yogi Herdianto, Ps Kanit Propam Aiptu Rudi Kurniadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Johar Baru Aiptu Sunarto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Aipda Iwan Supriyatna. Petugas melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar agar tidak ikut dalam aksi unjuk rasa dan tetap mengikuti kegiatan pendidikan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, program Bapak Asuh merupakan bagian dari pendekatan kepolisian melalui komunikasi langsung dengan lingkungan sekolah dan pelajar.
“Imbauan diberikan sebagai langkah pencegahan agar para pelajar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu proses pendidikan maupun menimbulkan risiko bagi diri mereka. Kami mengajak mereka tetap fokus belajar dan melakukan kegiatan positif,” ujar Reynold.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menambahkan, pendampingan dan pemantauan dilakukan bersama pihak sekolah untuk memastikan situasi tetap kondusif. “Kami mengedepankan edukasi dan komunikasi kepada para pelajar. Jangan mudah terpengaruh ajakan untuk mengikuti aksi. Tetap berada di lingkungan sekolah dan fokus pada pendidikan,” kata Zakaria.
Polsek Johar Baru akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan bersama pihak sekolah sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



