Jakarta Pusat – | Rasionews | Komitmen Polri dalam menjaga keamanan masyarakat terus diwujudkan tanpa mengenal waktu. Saat sebagian besar warga masih beristirahat, personel Polsek Kemayoran tetap bersiaga melalui kegiatan Strong Point pada Senin (3/8/2026) pukul 02.00 WIB di Jalan Benyamin Sueb, Bundaran Puri Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kegiatan dipimpin oleh Ipda Ragil Aris Sofyan, S.H. (Maya 1.1) bersama Aipda Parhan Ritonga (Maya 5-2) dan Brigadir Wahyu T. sebagai bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas menjelang pagi hari, seperti curat, curas, curanmor, aksi begal, tawuran, serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya.
Dengan menempatkan personel pada titik-titik strategis yang memiliki potensi kerawanan, Polsek Kemayoran memastikan kehadiran Polri dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang mulai beraktivitas pada dini hari.
Selama pelaksanaan Strong Point, situasi di wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas. Hasil tersebut mencerminkan bahwa kehadiran personel Polri secara konsisten di lapangan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menegaskan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif sebagai langkah utama dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kehadiran anggota Polri pada jam-jam rawan merupakan bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap sudut wilayah Jakarta Pusat tetap berada dalam pengawasan sehingga ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman,” ujar Kapolres.
- Advertisement -
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan Strong Point merupakan strategi preventif yang terus diperkuat untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kemayoran.
“Strong Point bukan sekadar menempatkan personel di lapangan, tetapi menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir sebelum kejahatan terjadi. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang siap memberikan rasa aman kapan pun dibutuhkan,” ungkap Kompol Dr. Agung Ardiyansyah.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)


